100 Pasien Gangguan Jiwa di Ambon Gagal Disuntik Vaksin, Ternyata Ini Penyebabnya 

by
Dinkes Kota Ambon kembali melakukan vaksinasi Covid-19 massal secara gratis kepada masyarakat kelompok rentan di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Jumat (11/6/2021). FOTO : ALFIAN

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr Wendy Pelupessy mengatakan, sebanyak 100 pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Ambon gagal menerima vaksin.

Ini terjadi karena ada pasien di rumah sakit khusus milik Pemerintah Provinsi Maluku ini terkonfirmasi positif Covid-19.

“Ada 100 pasien yang gagal divaksin karena tiga orang dari mereka terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Wendy kepada wartawan di Ambon, Senin (14/6/2021).

Wendy mengatakan, mereka akan mendapatkan vaksin covid-19 setelah hasil pemeriksaan laboratorium yang menunjukan negatif covid-19.

“Nanti kita tunggu hasil lab negatif keluar dulu baru kita buat jadwal untuk mereka bisa divaksin,” jelas Wendy.

Wendy bilang yang mendapatkan vaksin hanya pasien ODGJ rawat jalan di rumah sakit tersebut, sedangkan rawat inap tidak. Terhitung ada 30 pasien rawat jalan yang sudah terima vaksin.

Wendy mengatakan, pasien ODGJ yang mau divaksin harus mendapatkan pendampingan dari dokter jiwa dan keluarganya. Tahapan vaksinasi kepada mereka juga sama, dengan melewati tahapan screening sebelum divaksin seperti warga lainnya.

Dia menambahkan, selain pasien ODGJ, mereka juga menerima pasien prioritas atau kelompok rentang untuk divaksin. Semisal keluarga pasien yang sudah berumur 50 tahun keatas, mereka bisa langsung divaksin.

“Kalau ada keluarga pasien ODGJ yang datang dan sudah berumur 50 tahun bisa divaksin langsung di RSKD Ambon,” katanya.

Liputan : Sofyan Kastela

Editor  : Alfian