135 Tahun Pendidikan Teologi Protestan di Maluku Oleh : Dr Johan Saimima, Dosen Fakultas Teologi UKIM Ambon

by
Johan Saimima, dosen Fakultas Teologi UKIM

Catatan sejarah memperlihatkan bahwa institusi Pendidikan Teologi Kristen Protestan di Maluku untuk menghasilkan tenaga-tenaga pendeta pribumi terbentuk pada tanggal 12 April 1885. Kesadaran untuk mengembangkan Pendidikan Teologi pada masa pemerintahan Hindia Belanda di Maluku kala itu berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan terhadap jemaat-jemaat Indische Kerk yang tersebar di wilayah Kepulauan Maluku.

Institusi Pendidikan Teologi Kristen Protestan yang terbentuk pada tanggal 12 April 1885 tersebut dikenal dengan nama School tot opleiding van Inlandse leeraren (STOVIL). Tenaga-tenaga pelayan pribumi hasil didikan STOVIL angkatan pertama tahun 1885 berhasil dilantik, selanjutnya mereka menjalankan tugas pelayanan terhadap jemaat Kristen Protestan di Maluku.

STOVIL dalam perkembangannya mengalami peningkatan. Banyak warga gereja yang membawa diri untuk belajar Pendidikan Teologi Kristen Protestan dan berkomitmen menjadi pelayan jemaat. Seiring dengan perkembangan yang terjadi dalam STOVIl, terjadi pula perubahan nomenklatur penamaan secara berantai terhadap STOVIL menjadi Sekolah Theologia GPM, Akademi Theologia, Institut Theologia GPM, STT-GPM, dan Fakultas Teologi yang sekarang menyatu dalam wadah Universitas Kristen Indonesia Maluku.

Loading...

Para lulusan teologi, jebolan STOVIL sampai Fakultas Teologi UKIM, telah tersebar di seantero persada Indonesia hingga dunia internasional. Mereka berkarya untuk membangun peradaban manusia yang bermartabat melalui pelayanan gereja.

Hari ini Pendidikan Teologi Kristen Protestan yang melembaga dalam wadah Fakultas Teologi UKIM mensyukuri usianya yang ke-135 tahun. Usia ini sudah tidak lagi muda. Berbagai corak pengetahuan teologi telah diorbitkan lembaga ini. Bertaburan para pemimpin sudah dibentuknya, bahkan banyak pula yang telah menduduki jabatan pemimpin di kampus, gereja dan masyarakat. Ketersebaran para pemimpin alumni Fakultas Teologi UKIM (kini) tidak hanya di Maluku, tetapi mereka juga berkarya di wilayah-wilayah lainnya di Indonesia dan luar Negara Republik Indonesia.

Selamat merayakan HUT ke-135 kepada seluruh civitas akademika dan para alumni lembaga Fakultas Teologi UKIM. Di usia almamater yang matang ini perkuatlah komitmen pelayanan bagi pekerjaan Guru Agung di medan gumul gereja, khusus di GPM, masyarakat, bangsa dan negara Indonesia. Majulah Fakultas Teologi UKIM di Tanah Lapang Kecil (Talake). Teruslah berkarya untuk mengembangkan corak teologi yang khas dengan konteks masyarakat kepuluan Maluku. Bagi seluruh alumni yang sedang melakukan tugas menanam dan menyiram di Tanah Lapang Besar (Talabes), tetap teguh dan semangat dalam memproklamirkan semboyan almamater kita “Nos Autem Praedicamus Christum Crucivixum”. Tuhan memberkati..Salam, JS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *