15 Balon Gubernur-Wagub Ambil Formulir di PDIP Maluku

by

TERASMALUKU.COM,AMBON-Sebanyak 15 bakal calon (balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2018-2023 mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Tim Penjaringan dan Penyaringan Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maluku di Karang Panjang Kota Ambon. Pengambilan formulir pendaftaran Balon Gubernur dan Wakil Gubernur  ditutup sejak Sabtu (20/5).

“Berdasarkan data kami pada sekretariat tim penjaringan dan penyaringan, hingga penutupan pengambilan formulir,  sudah 15 Balon Gubernur dan Wakil Gubernur mengambil formulir pendaftaran,”kata anggota tim penjaringan dan penyaringan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur  DPD PDIP Maluku, Tina Tetelepta yang dihubungi Sabtu (20/5).

Nama – nama yang mengambil formulir untuk Balon gubernur yakni, Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Barnabas  Orno, Gubernur Maluku Said Assagaff, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Komarudin Watubun, Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan,  Herman A. Koedoeboen, Pejabat Pemerintah Provinsi Maluku  M.Z.Sangadji, mantan Bupati Maluku Tenggara Barat  Bitzael S.Temmar, Bupati Buru Selatan  Tagop Sudarsono Soulisa, dan  Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan Kementerian PDT dan Transmigrasi,  Johozua Max Yoltuwu.

Sementara figur yang mengambil formulir untuk Balon Wakil Gubernur yakni, Bupati Maluku Tenggara,   Andareas  Rentanubun, mantan Bupati Seram Bagian Timur  Abdullah Vanath,  anggota DPRD Maluku dari Fraksi  PDIP  Lucky Wattimury,  anggota DPRD Papua Barat dari  Golkar  Mozes Rudy F. Timisela, anggota DPRD Buru Selatan dari Fraksi PDIP Sammy Latbual,  Ketua DPD PDIP dan Ketua DPRD Maluku  Edwin Adrian Huwae,  mantan  Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat Lukas Uwuratu. Sementara figur yang mengambil formulir untuk Balon Gubernur dan Wagub Maluku  hanya Johozua Max Yoltuwu.

Tina menyatakan, setelah pengambilan formulir para  Balon diberi waktu enam hari terhitung    Senin (22/5) hingga  Sabtu (27/5) untuk mengembalikan formulir pendaftaran agar berkas mereka diverifikasi PDIP. “Setelah para bakal calon mengembalikan  formulir pendaftaran, partai akan melakukan proses  selanjutkan, melakukan verifikasi  hingga pada akhirnya menentukan siapa yang akan direkomendasikan PDIP dalam Pilkada Maluku nanti,” katanya.  Hingga kini  baru DPD PDIP Maluku yang membuka  pendaftaran bakal calon. (DED)