230 Faskes di Maluku Disiapkan Untuk Vaksinasi Covid

by
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Maluku, dr. Adonia Rerung saat berikan keterangan pers di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Selasa (12/1/2021). FOTO : TERASMALUKU.COM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Vaksinasi Covid-19 di Maluku akan mulai dilakukan pada Jumat 15 Januari 2021 lusa.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung mengatakan totalnya se-Maluku ada 230 fasilitas kesehatan atau faskes yang disiapkan untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19.  “Untuk faskes di Maluku ada 230 yang siap lakukan vaksinasi,”jelasnya Selasa (12/1/2021).

Loading…

Sementara untuk vaksinator atau petugas kesehatan yang melakukan vaksinasi di Maluku kata dia menambahkan totalnya ada seribu lebih yang siap memberikan vaksinasi, dimana 150 vaksinator telah selesai melakukan pelatihan sejak akhir tahun lalu dan akan ditambahkan lagi sebanyak 1.283 vaksinator.

1.283 tenaga kesehatan yang dilatih untuk jadi vaksinator ini terbagi alam 12 angkatan dan telah dilatih sejak Senin. “Yang sudah dilatih sebelumnya (akhir tahun lalu) 150 ditambah dengan 1.283 ini, itulah vaksinator yang bekerja di Maluku. Seribu sekian vaksinator ini yang include juga layani masyarakat. Jadi untuk vaksinasi pertama ini kan baru nakes-nakes jadi (jumlah vaksinator) yang pertama itu sudah cukuplah. Kan vaksinasi ini berlaku hingga beberapa bulan kedepan, jadi sambil berproses jalan, teman-teman yang lain sudah terlatih juga,”terangnya.

Sedangkan untuk jumlah tenaga kesehatan atau nakes yang akan divaksin tahap pertama se-Maluku kata dia totalnya 14.845 sesuai data per 9 Januari 2021 yang masuk ke Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. “Jumlah vaksin yang didistibusikan ke kebupaten/kota sesuai jumlah nakes yang akan divaksin itu. Nanti jika ada kelebihan akan digunakan untuk kelompok prioritas yang lain di tahap pertama ini,”tandasnya.

BACA JUGA : Ini Rincian Jumlah Nakes Yang Bakal Divaksin Tahap Pertama

Tahapan Vaksinasi

Untuk tahapan sebelum divaksin Covid, dijelaskan Rerung peserta vaksinasi harus melewati sejumlah tahapan melalui empat meja yang disiapkan di lokasi vaksinasi.

Meja pertama peserta vaksinasi diambil data-datanya. Setelah dari meja pertama ini, dilanjutkan ke meja kedua. Di meja kedua ini dilakukan screeening dalam bentuk analisa maupun cek list pertanyaan yang kaitannya dengan proses vaksinasi nanti apakah memenuhi syarat atau tidak.

“Karena nanti itu akan diinput lagi ke PCarenya, kalau tidak memenuhi syarat maka secara otomatis tidak dilanjutkan ke meja ketiga untuk vaksinasi,”jelasnya.

Sedangkan meja terakhir ada meja keempat. Meja keempat ini setelah peserta divaksin. “Di meja keempat ini akan diinput lagi termasuk mengeluarkan surat keterangan telah divaksin sekaligus mengevaluasi 30 menit pasca divaksin dan juga memantau kondisi orang yang divaksin serta juga edukasi disitu (meja empat),”tandasnya. (Ruzady)