336 Nomor Undian Pedagang Gedung Putih Sudah Siap

by
Nomor undian pedagang gedung putih telah dicetak disperindag kota untuk menempati bangunan sementara berisi 336 kios, (14/6). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Mulai Senin 14 Mei 2021 pedagang Gedung Putih Pasar Mardika Ambon sudah bisa mengambil nomor undian. Disperindag Kota Ambon mencetak 336 nomor undian.

Jumlah itu sesuai dengan kapasitas pasar terapung yang menampung pedagang sementara selama revitalisasi Pasar Mardika. Nomor undian ini akan dipakai sebagai acuan bagi mereka untuk masuk ke kios-kios yang telah dibangun.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindusterian, John Slarmanat mengatkan cetakan nomor undian itu bsia langsung dimabil oleh pedagang.

“Itu kamis udah cetak. Untuk 336. Kalau untuk pedagang gedung putih 270 sesuai kesepakatan bersama,” jelas John kepada wartawan di ruangannya Senin (14/6/2021).

Dia memperkirakan pembagian berlangsung selama dua hingga tiga hari. Setelah itu pedagang sudah harus bersiap keluar dari gedung putih.

BACA JUGA : 1.400 Kios Darurat Disiapkan Pemkot Untuk Relokasi Pedagang Pasar Mardika

Terkait keterlambatan pemberian nomor undian, kata Jhon itu disebabkan oleh hal teknis. pihaknya telah bersurat sebanyak 3 kali untuk pengosongan. Bahkan isi surat terkahir tertanggal 31 Mei 2021 menyebutkan pedagang diberi waktu pengosongan hingga tanggal 5.

Sementara sebagian besar mereka belum menerima undian. “Iya kita ada kendala teknis. Faktor cuaca juga, serta hal lain. Tapi ini  nomor undian sudah ada. Pedagang silakan ambil,” lanjut mantan kepala bagian hukum pemkot itu.

Sesuai alur pengerjaan, John mengakui revitalisasi mundur dari jadwal. Namun minggu, ini, alat berat sudah didatangkan dan masuk ke pasar.

“Rabu atau Kamis alat berat sudah ada. Jadi mereka harus kosongkan itu,” imbuh dia. Lokasi pasar apung yang akan ditempati berada di sisi laut dekat pasar ikan arumbai.

Proyek revitalisasi pasar diperkirakan memakan waktu sekitar 18 bulan. Setelah rampung, pedagang kembali ke gedung baru. (PRISKA BIRAHY)