6.000 Blangko E-KTP Masuk SBT, Disdukcapil Jalankan Pelayanan Online

by
Kepala Disdukcapil Kabupaten SBT, H.Sidik Rumalowak bersama stafnya melakukan pencetakan E-KTP di Kantor Disdukcapil, Selasa (3/3/2020). FOTO : DISDUKCAPIL SBT

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada triwulan pertama di tahun 2020 mengirimkan kurang lebih 6.000 blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) ke Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Blangko E-KTP tersebut sudah tiba di Kota Bula seja akhir Februari 2020.

Kepala Disdukcapil Kabupaten SBT, H.Sidik Rumalowak mengungkapkan langkah yang dilakukan pihaknya untuk mangatasi kekosongan blangko E-KTP kepada masyarakat yang hendak mengurus KTP, hanya diberikan Surat Keterangan (Suket). Hal tersebut dilakukan karena kehabisan blangko E-KTP.

“Alhamdulillah Disdukcapil SBT telah memperoleh blangko KTP EL dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) pada triwulan pertama 2020 sebanyak 6.000 dan blangko sudah kami terima di Kota Bula, Kabupaten SBT,” kata Sidik dalam siaran pers yang diterima Terasmaluku.com, Rabu (4/3/2020).

Sidik mengatakan begitu menerima blangko E-KTP, pihaknya langsung melakukan perekaman E-KTP kepada pemegang Suket dan langsung mencetak E-KTP.”Warga masyarakat SBT. “Kami langsung memberikan pelayanan dan cetak E-KTP sesuai SUKET yang mereka dapatkan,” ungkap Sidik.

Loading...

Ia juga menegaskan sistem pelayanan E-KTP tidak ada pungutan biaya apapun atau pelayanannya gratis. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya Pungutan Liar yang telah ditegaskan oleh  Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Dr. Zudan Arief Fakrulloh.

Sidik juga menegaskan pihaknya menjalankan satu inovasi yakni pelayanan daring atau online yang sudah dioperasikan adalah rekam dan cetak luar domisili. Artinya lanjut Sidik,  sekalipun penduduk dari daerah kabupaten atau kota lain tapi Disdukapil SBT bisa melayani perekaman dan cetak E-KTP

“Ini artinya kami sudah bisa membantu WNI  baik dari sisi mempercepat pelayanan dan mengefiseinsi waktu dan anggaran bagi warga yang sedang membutuhkan dokumen, tidak perlu bolak balik dengan membuang waktu, tenaga bahkan biaya lagi, cukup ke Disdukcapil SBT saja,” jelas Sidik.

Dengan program ini menurut Sidik, Disdukcapil SBT sudah bisa mengimplementasikan kehadiran negara lebih dekat dengan rakyatnya. Dan semua pelayanan itu gratis, tanpa pungutan biaya. Untuk cetak dan rekam luar domisili, Sidik mengakui untuk Disdukcapil se Maluku baru SBT yang sudah beroperasi.

“Insya Allah rencana satu inovasi pelayanan SBT 2020 ini yakni kami  akan melaunching program adm (anjungan Dukcapil mandiri). Berupa atm layanan, yang nantinya pengunjung sendiri yang langsung datang mencetak KK, akta kelahiran, ktp, kia sendiri ketika warga sudah memenuhi sop pelayanan kami,” ungkap Sidik. (ADI)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *