65 Pelaku Perjalanan Dari Ambon dan Malteng Dikarantina di Rusunawa Kota Bula

by
Koordinator Karantina Rusunawa ASN Mahyudi Sima-Sima Sohilauw. FOTO : SOFYAN KASTELA

TERASMALUKU.COM,-BULA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengkarantinakan 65 pelaku perjalanan dari Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Kota Ambon.

65 warga itu menjalani masa karantina selama 14 hari di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Aparat Sipil Negara (ASN) yang berlokasi di Pantai Wisata Gumumae Kota Bula Kabupaten SBT. Jika selama masa karantina kondisi kesehatan pelaku perjalanan itu baik-baik saja, tidak menenjukan gejala covid-19, maka mereka diperbolehkan pulang ke rumahnya.

“Sudah 65 orang pelaku perjalanan menjalani masa karantina selama 14 hari disini. Tapi, lima orang sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing pada Kamis pagi, sudah selesai menjalani masa karantina dan bisa pulang ke rumah karena kondisi kesehatanya baik,” kata Koordinator Karantina Rusunawa ASN Mahyudi Sima-Sima Sohilauw saat ditemui Terasmaluku.com di lokasi karantina, Kamis (7/4/2020).

Loading...

Mahyudin mengatakan warga yang dikarantinakan adalah masyarakat umum dan mahasiswa, pelaku perjalanan dari Kota Masohi dan Kota Ambon. “Yang lolos dari Ambon itu informasi meraka menggunakan jalur alternatif seperti sewa speedboat, kemudian memakai mobil pangkalan lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Kota Bula. Nah sampai di Bula kita karantina mereka,” ucap Mahyudi.

Mahyudi menjelaskan kamar yang disediakan untuk karantina pelaku perjalanan kini terisi penuh pada semua lantai. “Hanya saja, ada dua kamar yang masih kosong. Kalau ada yang masuk pada maka kamar tidak ada lagi,” kata Mahyudi.

Ia mengakui sudah menyampaikan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten SBT mengenai Rusunawa ASN yang kamarnya penuh agar secepatnya menyediakan tempat atau lokasi lain sebagai ruang karantina.

Mahyudi juga mengakui  ada sejumlah oknum pejabat daerah pelaku perjalanan dari Ambon yang tiba di Kota Bula. Namun meraka pulang ke rumah masing-masing tidak menjalani masa karantina di Rusunawa ASN Pantai Gumumae. “Tadi ada yang komplen ke saya, kalau ada katong pung pejabat daerah enam orang yang datang dari Ambon, langsung pulang ke rumah. Itu juga baru beta tau,” ungkap Mahyudi. (Sofyan Kastela)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *