Ada Penundaan Cicilan Setahun Bagi Pengusaha Kecil

by
ilustrasi/finansialku.com

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Presiden Joko Widodo menjamin para pelaku usaha kecil tetap bisa menjaga denyut usaha tetap aman dengan cara menunda cicilan ke bank selama setahun.

Hal itu diinstruksikan kepaa 34 kepala daerah melalui rapat terbatas (ratas) video conference beberapa waktu lalu yang dispampaikan Gubernur Maluku murad Ismail kepada sejumlah wartawan.

Jokowi menyampaikannya dalam beberapa rincian pesan kepada kepala daerah agar mendapat perhatian khusus.  Seperti melaksanakan program padat karya tunai. “Presiden meminta agar memperhatikan perkerja harian yang kehilangan pekerjaan. UMKM yang terdampak agar dilakukan penundaan cicilan satu tahu,” jelas Murad Ismail.

Cara itu sebagai relaksasi keuangan pemerintah di tengah pandemi COVID-19. Kebijakan itu diterbitkan menyusul aktivitas warga serta roda perekonomian yang terus merosot turun. Hal itu tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi di semua negara yang terpapar virus tersebut. Lebih jelas dalam kebijakan yang diambil Jokowi, dia menurunkan kredit bagi usaha mikro untuk menekan keterpurukan ekonomi di tengah pandemi.

Presiden meminta kepala daerah untuk serius memperhatikan para pelaku usaha kecil yang terhimpit dalam situasi ini. Ada keleluasaan pembayaran kredit dengan tenggat waktu sampai setahun.

loading...

Hal itu diatur dalam aturan yang diterbitkan OJK (otoritas jasa keuangan Nomor 11/POJK.03/2020 yang mulai berlaku sejak 13 Maret 2020 hingga 31 Maret berupa relaksasi kredit di bawah Rp10 miliar, diberikan penundaan cicilan sampai satu tahun dan penurunan bunga.

“Dampaknya ke ekonomi. Menurut preisden mereka-mereka yang kehilangan pekerjaan akan katong lihat. UMKM akan katong perhatikan,” jelas sekda Maluku, Kasrul Selang. Pihaknya tengah merapatkan hal itu bersama dinas terkait. Sekaligus menentukan besaran bantuan yang akan diberikan kepada para pekerja harian yang terkena dampak paling ril dari pandemi COVID-19. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *