Sembilan Atlet Panjat Tebing Maluku Ikut Kejurnas Panjat Tebing 2018

by
Atlet panjat tebing asal Maluku bertolak ke Solo, Jawa Tengah ikuti kejurnas panjat tebing 2018. FOTO: IAN

TERASMALUKU.COM –Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Maluku mengirim sembilan atlet panjat tebing untuk bertanding di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing XVII tahun 2018 di Solo, Jawa Tengah. Kesembilan atlet Maluku tersebut berangkat dari Ambon menggunakan kapal pelni KM. Dobonsolo dari Pelabuhan Yos Soedarso, Jumat (23/11) dini hari.

Kesembilan atlet yang akan berlaga membawa nama Maluku itu terdiri atas empat atlet putra dan lima atlet putri. Mereka adalah Fauzan Tuanaya, La Herman, Rusli Rumalean, Sutrisno Sulaiman, Siti Mahulauw, Herawati Hertig, Zakia Tanasale, Widya Umagap, dan Stapahie Keiluhu. Selama mengikuti Kejurnas, para atlet ini didampingi seorang official yang juga pelatih FPTI Maluku, Juni Yudawanto.

“Kejurnas tahun ini kami mengirim sembilan atlet panjat tebing. Mereka akan bertanding melawan atlet dari provinsi lain, mulai tanggal 27 November hingga 2 Desember 2018 di Sport Climbing Stadion Manahan Solo,” kata Ketua Umum FPTI Maluku, M. Azis Tunny, Jumat (23/11).

Menurut Azis, partisipasi Maluku dalam kompetisi panjat tebing tingkat nasional itu,  kali kedua setelah 15 tahun organisasi FPTI Maluku vakum. Terakhir, Maluku mengikuti Kejurnas tahun 2002 di Makassar.

“Pada tahun lalu kami pertama kali lagi ikut dan mengirim tiga atlet, saat itu berhasil menduduki peringkat 13 dari 23 provinsi yang mengikuti Kejurnas 2017. Tahun ini kami akan berusaha memperbaiki peringkat dan menargetkan ada atlet kami yang bisa sampai ke final,” katanya mantap.

Ketua Harian FPTI Maluku, Alwi Ode menambahkan, sebelum berangkat ke Kejurnas, kesembilan atlet ini terlebih dahulu mengikuti program latihan di Pelatda (Pemusatan Pelatihan Daerah) FPTI Maluku selama lima bulan di Ambon.

“Mereka sebelumnya telah mengikuti program Pelatda selama lima bulan di Ambon. Selama lima bulan para atlet dilatih baik secara fisik maupun skillpanjat,” katanya.

BACA JUGA :  Gubernur Maluku Harap Hasil Sosialisasi Dokumen RUED Bisa Sediakan Energi di Daerah

Ia mengatakan, kesembilan atlet panjat tebing Maluku yang akan berlaga di Kejurnas 2018 masing-masing akan bertanding di sejumlah kategori lomba, yakni kategori LeadPerorangan Putra-Putri, LeadTim Putra-Putri, BoulderPerorangan Putra-Putri, BoulderTim Putra-Putri,Speed ClassicPerorangan Putra-Putri,Speed World Record, dan CombinedPutra-Putri.

“Target kami tidak muluk-muluk, tapi dari kemampuan dan optimisme yang kuat dari para atlet serta hasil latihan yang mereka jalani selama di Pelatda, saya yakin mereka bisa berikan yang terbaik buat Maluku,” ujarnya.

Alwi yang pada Asian Games 2018 lalu ditunjuk menjadi juri panjat tebing itu berharap, dengan potensi dan bakat para atlet yang dimiliki Maluku, serta melalui pembinaan dan pelatihan yang terprogram, cabang olahraga panjat tebing dapat ikut serta di level kompetisi yang lebih tinggi lagi yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar tahun 2020 di Papua.

“Cabang olahraga panjat tebing punya potensi untuk menyumbangkan medali buat daerah Maluku saat PON nanti, tinggal bagaimana KONI dan Pemerintah Provinsi Maluku dapat memberikan perhatian yang serius buat olahraga ini. Apalagi panjat tebing saat ini termasuk cabang olahraga primadona dan andalan bagi Indonesia karena mampu menyumbangkan medali emas di Asia Games lalu,” tandasnya. (IAN)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.