BPJS Ketenagakerjaan Maluku Serahkan Kartu Kepesertaan di MBD, Jumlahnya 4.782 Peserta

by
Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan saat HUT MBD ke 14 di Lapangan Kalwedo, Kota Tiarkur, Kamis (21/7/2022) FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya menyerahkan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 4.782 peserta di MBD. Dengan rincian sebanyak 2.773 nelayan dan tukang tipar, untuk non ASN berjumlah 2.008 peserta.

Penyerahan simbolis diberikan pada saat peringatan HUT Kabupaten MBD ke-14 di Lapangan Kalwedo, Kota Tiarkur pada Kamis (21/7/2022). Penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini juga untuk memeriahkan HUT MBD ke 14.

Bupati MBD Benyamin Thomas Noach menyerahkan secara langsung kartu kepesertaan kepada perwakilan pekerja nelayan, tukang Tipar dan non ASN, disaksikan Forkopinda Kabupaten MBD.

Rincian perwakilan masing-masing tenaga kerja :

1. Nelayan, ROBI JAMES WIRATRAUR Desa Wakarleli Kecamatan Moa Lakor
2. Tukang Tipar, MUSA TAREHY Desa Werwaru Kecamatan Moa Lakor
3. Non ASN, MELCHY BAKKER Sekretariat Daerah (Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan).

Dalam sambutannya Bupati mengajak semua pihak untuk bersatu padu, bergandengan tangan, menyatukan langkah serta memberikan kemampuan terbaik yang dimiliki kepada Kabupaten MBD.

Dengan sebuah kutipan yang disampaikan, “Jangan pernah bertanya apa yang daerah ini berikan tetapi tanyakanlah dalam diri kita masing-masing apa yang telah kita berikan bagi kesejahteraan daerah ini,” kata Bupati.

Bupati mengingatkan bahwa tidak ada orang lain yang dapat merubah takdir kita kalau bukan kita sendiri yang dapat merubah nasib kita sendiri. “Mari sebagai orang Maluku Barat Daya kita bertekad untuk merubah nasib daerah kita dari masyarakat yang miskin menjadi masyarakat yang siap bertarung dengan siapa pun di Bumi Indonesia ini,” jelas Bupati.

Bupati menjelaskan peserta yang dilindungi sebanyak 4.782, dengan rincian sebanyak 2.773 nelayan dan tukang tipar, untuk non ASN 2.008.

BACA JUGA :  Gubernur Apresiasi Keberhasilan David Sitanala di Ajang F4 China

Bupati mengatakan jumlah ini baru tahap pertama, sehingga akan ada penambahan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Tipar, nelayan dan non ASN Kabupaten MBD.

“Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjan yang diberikan Pemda MBD ini merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi Pemda kepada tenaga kerja honorer dan masyarakat pekerja ,”

Dwi Ari Wibowo, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Maluku mengatakan, apa yang dilakukan Pemkab MBD merupakan kado spesial di hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Maluku Barat Daya bagi sebagian pekerja nelayan, tukang Tipar dan non ASN.

“Itu karena Pemkab MBD telah melindungi ke dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang diselenggarakan BPJAMSOSTEK,” kata Ari.

Ari juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab MBD karena sudah mempercayakan BPJAMSOSTEK yang merupakan program negara untuk melindungi masyarakat pekerja dan non ASN di Kabupaten MBD.

Untuk perlindungan yang diberikan Pemda MBD sendiri berupa, jaminan kecelakaan kerja dan kematian, sehingga tenaga kerja bisa tenang dalam menjalankan aktrivitasnya.

Ari menjelaskan, dengan didaftarkan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, maka tenaga kerja akan mendapatkan perlindungan pada saat terjadi resiko kecelakaan kerja, maka seluruh biaya medis akibat kecelakaan kerja menjadi tanggung jawab BPJAMSOSTEK.

“Dan jika terjadi meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, maka 2 orang anak berkesempatan mendapatkan bantuan beasiswa maksimal sebesar Rp. 174.000.000 dan jika terjadi resiko meninggal dunia mendapatkan santunan kematian berupa uang sebesar Rp.42.000.000 bagi ahli waris,” jelas Ari.

Ari juga mengatakan, kepedulian Pemkab MBD akan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebenarnya sudah sejak lama.

Yaitu tepatnya pada Oktober 2019, Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, mengeluarkan Peraturan Bupati No 27 tahun 2019 tentang kewajiban menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi pelaku usaha, pekerja jasa konstruksi dan pekerja mandiri di Kabupaten MBD. (ADV)

BACA JUGA :  BPJS Kesehatan Ambon Sosialisasikan JKN untuk PPNPN APBN

No More Posts Available.

No more pages to load.