Pemkab Malteng Beri Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ke 5.053 Pekerja Rentan dan Non ASN

oleh
oleh
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng) memberi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 5.053 pekerja rentan dan non ASN yang tersebar di wilayah Kabupaten Malteng pada acara Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 77 Tahun, Rabu 17 Agustus 2022.

TERASMALUKU.COM,-MASOHI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng) memberi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 5.053 pekerja rentan dan non ASN yang tersebar di wilayah Kabupaten Malteng pada acara Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 77 Tahun, Rabu 17 Agustus 2022.

Pemkab Malteng menggandeng BPJAMSOSTEK memberikan pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 5.053 pekerja rentan dan non ASN di wilayah Malteng.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan syukuran Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 77 tahun bersama dengan Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua dan Wakil Bupati Marlatu L. Leleury.

Perlindungan Pekerja Rentan ini merupakan awal yang baik diberikan oleh Pemkab Malteng untuk meningkatkan proteksi jaminan sosial dari negara kepada rakyat Indonesia khususnya Kabupaten Malteng.

Perlindungan ini juga merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Penyerahan santunan dari BPJAMSOSTEK MALUKU kepada perwakilan ahli waris dan jaminan hari tua

Pada acara ini, Bupati dan Wakil Bupati Malteng berserta Forkopimda, juga dilakukan penyerahan secara simbolis perlindungan BPJAMSOSTEK kepada 452 tenaga kerja non ASN di lingkup Pemkab Malteng.

Selain itu, juga diserahkan simbolis perlindungan BPJAMSOSTEK kepada 4.601 pekerja Rentan di Kabupaten Malteng. Dengan rinciannya 51 pekerja rentan Taruna Siaga Bencana, 368 pekerja Rentan Keagamaan (Pekerja Lintas Agama), 502 Pekerja Rentan di sektor Pertanian (Petani), 1.089 Pekerja Rentan disektor Perikanan (Nelayan), 2.591 Pekerja Rentan UMKM kategori Ultra Mikro (pedagang) yang berada di wilayah Kabupaten Malteng.

“Dengan adanya perlindungan dari BPJAMSOSTEK ini, diharapkan para pekerja dapat bekerja dengan tenang dan secara tidak langsung meningkat produktivitasnya sehingga taraf hidup meningkat dan mencegah munculnya kemiskinan baru di wilayah Kabupaten Maluku Tengah,” ungkap Dwi Ari Wibowo Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Maluku dalam siaran persnya.

BACA JUGA :  Curah Hujan Tinggi, Ini Wilayah Malteng Yang Terdampak Bencana Alam

Sinergi positif antara Pemkab Malteng dan BPJAMSOSTEK tersebut diperkuat dengan diterbitkannya Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 29 tahun 2022 Tentang Pelaksanaan Kewajiban Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Diharapkan kedepannya sinergi positif tetap terjalin dan perlindungan kepada masyarakat pekerja di Kabupaten Maluku Tengah semakin meluas sehingga perlindungan dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” kata Dwi Ari Wibowo

Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis Santunan Jaminan Kematian kepada pekerja di lingkup Pemkab Malteng.

Diantaranya, santunan jaminan kematian Rp 42 juta dan santunan jaminan hari tua Rp 5.049.030,- diberikan kepada ahli waris Ibu Wa Ani, pekerja dari tenaga kerja harian Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malteng.

Santunan jaminan Kematian Rp 42 juta dan santunan beasiswa Rp 3 juta/tahun untuk 1 orang anak kepada ahli waris dari Muhaimin Tuhiyano, tenaga honorer RSUD Masohi, santunan jaminan kematian Rp 42 juta dan santunan jaminan hari tua Rp 3.107.250 kepada ahli waris dari Kayum Aloatuan, pekerja perangkat Negeri Saleman.

Santunan jaminan kematian Rp 42 juta dan santunan jaminan hari tua Rp 4.841.500 kepada ahli waris dari Mustafa Kiahaly, pekerja perangkat Negeri Kobi, dan terakhir santunan jaminan kematian Rp 42 juta dan santunan jaminan hari tua Rp 1.236.700 kepada ahli waris dari Justinus Arny Aitonam, pekerja perangkat Negeri Seti.

“Tujuan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini adalah dalam rangka memberikan perlindungan dasar dan manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang ada di Kabupaten Maluku Tengah sebagai upaya pencegahan kemiskinan akibat dari resiko sosial ekonomi,” ujar Dwi Ari Wibowo. (ADVERTORIAL)

No More Posts Available.

No more pages to load.