Akses Menuju Seram Selatan Masih Lumpuh

by
Jembatan Waihina di Negeri Haya Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) ambruk pada Senin (17/7/2019). FOTO: DOK.

TERASMALUKU.COM,AMBON- Hujan yang terus mengguyur wilayah Pulau Seram, Maluku menyebabkan Jembatan Waihina di Negeri  Haya Kecamatan Tehoru  Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) ambruk pada Senin (17/7). Akibatnya akses jalan lintas Haya-Tehoru dan  Kecamatan Teluti  lumpuh.

Jembatan ini merupakan satu-satunya penghubung antara Desa Haya,  Tehoru, Kecamatan Teluti, jalur jalan utama di wilayah Seram Selatan. Puluhan negeri dan dusun  di Kecamatan Tehoru dan Kecamatan  Telutih Wilayah Seram Selatan teriisolir akibat ambruknya jembatan ini.

Informasi yang dihimpun Terasmaluku.com  dari  warga Desa Haya, Alif Hatapayo  menyebutkan, hingga Selasa (18/7) hanya sepeda motor yang bisa melintasi jalur tersebut, setelah warga memuat jalan  secara  darurat di jembatan yang ambruk itu. Sedangkan kendaraan roda empat tidak bisa lewat.

“Saat ini mobil belum bisa lewat, karena jembatan darurat yang dibuat oleh warga hanya bisa dilalui sepeda motor,”kata Alif Hatapayo saat dihubungi dari Ambon, Selasa (18/7).

Ia mengatakan, akibat ambruknya jembatan tersebut  aktivitas masyarakat dari dan menuju Kota Masohi Ibukota Kabupaten Malteng  sangat terganggu. Warga terpaksa  berganti kendaraan setelah sampai di jembatan yang ambruk itu.

Hal ini makin  membuat masyarakat susah, karena biaya transport bertambah. “Akibat jembatan ini rusak, masyarakat sangat susah karena harus ganti mobil, harus keluarkan uang lagi untuk biaya mobil,  apalagi jika barang bawaan banyak,” kata Alif.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Malteng dan  Pemerintah Provinsi Maluku secepatnya memperbaiki jembatan yang ambruk itu.  “Kami masyarakat  berharap jembatan yang rusak ini bisa secepatnya diperbaiki oleh pemeritah, agar masyarakat bisa beraktivitas kembali secara normal,”katanya. (IAN)