Ambon Dilanda Hujan Deras, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga, Satu Terluka

Ambon Dilanda Hujan Deras, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga, Satu Terluka

SHARE
Tim rescue Kantor SAR Ambon dibantu warga membersihkan pohon tumbang yang menimpah rumah warga di Desa Hatiwe Besar Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon, Kamis (9/8/2018) pagi. Dalam musiha ini, seorang warga terluka tertimpa material bangunan rumah. FOTO : KANTOR SAR AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Ambon sejak Rabu (8/8/2018) malam menyebabkan pohon besar tumbang. Pohon tubang menimpa sebuah rumah warga di kawasan RT. 020/ RW. 005 di Desa Hative Besar Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Kamis (9/8/2018) pagi.

Tim rescue Kantor SAR Ambon mengevakuasi korban luka akibat tertimpa material bangunan rumah di Desa Hatiwe Besar Kota Ambon setelah pohon besar tumbang menimpa rumahnya.

Akibat peristiwa ini, seorang ibu bernama Jesse (60) terluka tertimpa material bangunan rumah. Tim rescue Kantor SAR Ambon bersama warga sekitanya berusaha membersihkan pohon yang tumbang dan mengevakuasi korban luka itu.

“Akibat cuaca dengan intensitas hujan yang lebat mengakibatkan pohon tumbang dan mengenai seorang warga bernama ibu  Jesse, 60 tahun. Korban terluka akibat tertimpa material bangunan rumah. Sementara proses evakuasi oleh tim Basarnas Ambon dan korban selamat,” kata Kepala Kantor SAR Ambon Muslimin.

Lokasi kejadian berjarak  1 Km, sebelah timur Kantor SAR Ambon, sehingga tim penyelamat Kantor SAR Ambon cepat ke lokasi membantu warga mengevakuasi dan membersihkan ranting dan dahan pohon tumbang menimpa rumah warga itu. “Di dalam rumah ada enam warga, seorang terluka akibat peristiwa ini, korban sudah dievakuasi tim rescue Kantor SAR Ambon  untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Muslimin.

Selain di pohon tumbang, hujan deras juga menyebabkan air menggenangi sejumlah lokasi langganan banjir di Kota Ambon. Air juga menggenangi  SMK Negeri 3 Ambon  di kawasan Waiheru, dan menyebabkan aktivitas belajar mengajar di sekolah itu terganggu pada Kamis pagi. Sebagian siswi terpaksa  dipulangkan.(ADI)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...