Ambon Masuk Zona Oranye, Optimistis PSBB Lanjutan Hanya Seminggu

by
Walikota Ambon Richard Louhenapessy. FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Walikota Ambon Richard Louhenapessy menyebutkan saat ini Kota Ambon telah berstatus zona oranye dalam penyebaran Covid. Sebelumnya Kota Ambon berstatus zona merah karena meningkatnya covid-19 di Ambon.

“Kota Ambon punya potensi untuk turun ke zona kuning, saat ini Ambon sudah berstatus zona orange” kata Richard kepada wartawan di Ambon, Selasa (7/7/2020).

Walikota mengaku, tentunya penurunan status dari zona merah perlahan turun ke zona oranye ini ada kajian-kajian epidemologis terkait hal tersebut. Dari kajian akademis hasil evaluasi PSBB terdapat 10 indikator.

“Kajian akademis hasil evaluasi PSBB ada 10 indikator. Kita masuk zona oranye ODP PDP kecil kesembuhan tinggi angka penularan landai,” ungkap Richard.

Walikota menjelaskan, saat ini Ambon masuk dalam 17 daerah dengan grafik penularan virus corona yang terus bergerak turun. Itu artinya ada peluang besar keberhasilan PSBB.

Loading...

Dia meyakini, jika dalam seminggu PSBB lanjutan ini masyarakat konsisten disiplin, maka besar kemungkinan PSBB ini tidak diperpanjang hingga 14 hari kedepan. Sehingga status kota Ambon bisa masuk zona kuning sesuai keputusan kementerian kesehatan. “Kita berusaha kira kira harus bisa sampai zona kuning. Jadi PSBB ini seng sampai selesai,” kata Walikota.

Walikota Ambon dua periode ini, sangat optimistis dengan keberhasilan penerapan PSBB tersebut. Kerjasama semua pihak dan masyarakat bukan tak mungkin membawa Kota Ambon pada PSBB Transisi. “Saya optimistis tingkat kesembuhan tinggi dalam seminggu ini,” kata Richard.

Saat ditanya terkait keluhan warga akan PSBB lanjutan, Richard mengaku keputusan itu diambil sebagai bentuk tanggungjawabnya kepada warga kota Ambon, sebab pemerintah tidak bisa santai dan terus berupaya agar kesembuhan tinggi dan masyarakat dapat beraktifitas normal kembali.

“Tapi kalau kita tidak hati hati bisa juga naik lagi ke merah. Ambon ini tempat transit, harus ketat. Ini jadi kesadaran bersama,” katanya.

Diketahui berdasarkan rilis Gugus Tugas Nasional Covid-19 dan Kemenkes angka keberhasilan menekan penyebaran virus di Ambon berada di 1,52 Cukup berjarak dari standar di bawah standar geser 1,5. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *