Ambon Terancam Kekeringan, Fraksi NasDem Minta Warga Lindungi Hutan

by
Jhon Mainake

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Kota Ambon menghimbau masyarakat Kota Ambon untuk menjaga dan melindungi hutan. Pasalnya sabulan terakhir ini marak terjadi kebakaran hutan yang belum diketahui pasti penyebabnya.

“Sesuai informasi yang kita terima, ada beberapa kebakaran hutan yang terjadi belakangan ini. Alasan kebakaran hutan belum kita ketahui pasti, tapi kita menghimbau agar masyarakat Kota Ambon bisa menjaga dan melindungi hutan dari musibah kebakaran,” kata Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Ambon, Jhon Mainake, Rabu (29/1/2020).

Anggota Komisi III ini mengungkapkan sesuai data yang pernah disampaikan Perusahaan Daerah Air Minum (PADM) Kota Ambon, bahwa 15 hingga 20 tahun kedepan Kota Ambon terancam kekeringan. Itu terjadi karena banyak lokasi-lokasi resapan air di Ambon telah dilakukan pembangunan.

Bahkan Ambon sendiri pernah mengalami krisis air di tahun 2015 akibat fenomena El Nino. Menurut Mainake jika kondisi hutan yang ada tidak bisa dijaga dan dilindungi, maka lambat laun kondisi hutan akan habis dan Kota Ambon bertajuk manise ini akan terancam tandus.

Loading...

“Tahun 2015 kan kita pernah dilanda fenomena El Nino, yang membuat kota sempat mengalami semakin krisis air bersih. Sehingga Pemerintah Kota dan DPRD turun untuk membagikan air ke masyarakat. Jadi salah satu solusi untuk menghindari krisis air adalah menjaga hutan kita, agar daerah-daerah resapan air tetap terjaga,” jelas Mainake.

Dia juga meminta pemerintah daerah lewat dinas-dinas terkait harus maksimal dalam mengawasi hutan yang ada. Sehingga tidak ada lagi terjadi kebakaran hutan. “Persoalan hutan ini harus disikapi serius oleh Pemerintah Daerah. Karena dari hasil koordinasi kita, persoalan hutan ini menjadi tanggung jawab Dinas Kehutanan Provinsi. Olehnya itu, dinas terkait harus maksimal dalam pengawasan,” ujar Mainake.

Dia juga berharap, Pemerintah Kota Ambon lebih berhati-hati dalam mengeluarkan izin terhadap pembangunan terutama pada daerah-daerah resapan air. Sehingga daerah-daerah resapan air tersebut tetap terjaga hingga puluhan bahkan ribuan tahun kedepan. “Semoga ini juga menjadi perhatian Pemerintah Kota agar tidak seenaknya mengeluarkan izin untuk pembangunan. Sehingga hutan-hutan kita yang menjadi daerah resapan air ini bisa tetap terjaga ratusan tahun kedepan,” katanya. (ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *