Kodim Ambon Terima Bimbingan Teknis Binter Pusterad

by
Ketua Tim Bimteknis Pusterad Kolonel Inf Very saat memberikan Bimteknis kepada prajurit TNI Kodim 1504/Ambon, Rabu (21/11/2018). FOTO : PENREM 151/BINAIYA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Komando Distrik Militer (Kodim) 1504/Ambon menerima Bimbingan Teknis Ketatalaksanaan Pembinaan Teritorial (Binter) dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) di Aula Makodim 1504/Ambon, Rabu (21/11/2018).

Kegiatan Bimteknis Ketatalaksanaan Binter merupakan kegiatan teritorial yang perlu dan sangat penting bagi satuan di jajaran wilayah teritorial TNI-AD, dimana kegiatan tersebut diberikan kepada seluruh aparat teritorial lebih khusus kepada Danramil dan staf teritorial terkait.

“Bimteknis Ketatalaksanaan Binter dilaksanakan sebagai tolak ukur untuk penyesuaian laporan antara jajaran di Kodim-Kodim sehingga pelaksanakan kegiatan dapat sesuai dan satu persepsi dalam penyusunan produk di jajaran TNI-AD,” kata Ketua Tim Bimteknis Pusterad Kolonel Inf Very saat memberikan Bimteknis.

Menurutnya ketatalaksanaan Binter ini sangat erat dalam penyusunan program Latnis Ter masing-masing Kodim di jajaran TNI-AD. Untuk itu wajib dilaksanakan karena materinya tentang paham radikal yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Dengan adanya kegiatan tersebut Komando atas berharap agar peserta dapat memahami dengan benar tentang petunjuk dan teknis pada saat kegiatan Bimteknis berlangsung dan dapat disampaiakan kepada tim agar bisa memberikan masukan atau perubahan terhadap pelaksanaan yang sudah diselenggarakan.

Turut hadir dalam kegiatan, Pabandya Puanter Kodam XVI/Pattimura, Kasiter Korem 151/Binaiya, Pasiter Kodim 1504/Ambon, Pasilog Kodim 1504/Ambon, Danramil 1504-01 Baguala, Danramil 1504-02 Sirimau, Danramil 1504-03 Saparua, Danramil 1504-04 Salahutu, Danramil 1504-05 Leihitu, Danramil 1504-06 Nusaniwe, Danramil 1504-07 Haruku, Danramil 1504-08 Nusalaut. (ADV)

BACA JUGA :  45 Anggota DPRD Maluku Potong Gaji Untuk Penaganan Virus Corona, Ini Nilainya

No More Posts Available.

No more pages to load.