Pengalihan Jalur Lewat JMP, Dishub Ambon Koordinasi Kualifikasi Berat Kendaraan

by
Kondisi struktur jembatan Halong Air Besar saat terlepas beberapa waktu lalu, (13/7).

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Pengalihan jalan akan dimulai esok hingga kerusakan tertangani. Dinas Perhubungan Kota Ambon tengah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVI Ambon terkait kualifikasi kendaraan yang boleh melintas.

Salah satu ruas jalan yang alami kerusakan parah yaitu Jembatan Halong Air Besar. Struktur bawah jembatan beberapa waktu lalu terlepas sehingga sebagian badan jalan ambrol hingga mengenai rumah warga. Kendaraan pun tidak dibolehkan melintas di situ.

Untuk sementara waktu kendaraan diharuskan menempuh jalur jauh. Yaitu melewati Jembatan Merah Putih (JMP).

“Kendaraan semua ambil jalur putar jauh. Yang mau ke Passo atau daerah sana melintas di JMP lalu lewat Waiheru,” terang Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette kepada wartawan sore ini, (13/7/2021).

Robby menerangkan jalan tersebut masuk dalam janaln nasional. Balai Jalan sementara mengkaki ulang kondisi jalan sebelum benar-benar dapat dilintasi. Pasalnya saat ini masih sangat berisiko.

Untuk itu pihaknya juga dilibatkan untuk melakukan pengalihan jalan bagi semua kendaraan termasuk angkutan umum yang rutenya melewat Jembatan Halong Air Besar.

Namun kata Robby, dia juga sementara menunggu kualifikasi dan kapasitaas jalan untuk dilalui.

“Kita masih koordinasi dan itu sedang dikaji balai jalan karena itu kewenangan mereka. Bisa tidak dilalui kendaraan lalu kapasitasnya yang mana, mini bus seperti angkot, 3,5 ton atau bagaiman,” terang Robby.

Sesuai dengan aturan yang diterbitkan, kendaraan dengan rute tersebut dapat melintas di JMP di atas pukul 18.00 WIT.

Sementara sejak pukul 06.00 WIT – 18.00 WIT kendaraan roda empat ke atas dari arah Ambon menuju Passo – Tulehu – Liang maupun sebaliknya dibolehkan melintas di jalan dalam Kompleks TNI Angkatan Laut Halong.

Dengan kondisi ini, pihak AL memberi kelonggaran kepada semua pengendara melintas di area terbatas mereka. itu berlaku hanya sampai jam 6 sore. selepas itu kendaraan diowajibkan memutar di JMP.

“Struktur bawah jembatan itu terlepas jadi harus diperbaiki dulu sebelum melintas. Pokokknya kita masih berkoordinasi supaya masyarakat juga tidak merasa jauh,” lanjutnya. (PRISKA BIRAHY)