Kota Ambon Turun Level 2, Kapasitas Aktivitas Masyarakat Bisa 75 Persen

oleh
Joy Andriaansz, Jubir Penangan Covid-19 Kota Ambon. FOTO : PRISKA BIRAHY

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Kota ambon akhirnya turun ke level 2 pemberlakuan PPKM. Itu terjadi usai ada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 17 Tahun 2022 yang dikeluarkan di Jakarta, 14 Maret 2022.

“Dalam Instruksi terbaru yang berlaku 15 sampai 28 Maret 2022 menyebutkan, Di Provinsi Maluku Kabupaten/Kota yang masuk Level 2 (dua) yaitu Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan Kota Ambon,” kata Juru Bicara (Jubir) Tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz, Kamis (17/3/2022) di Balai Kota.

Penurunan level ini, kata Joy, memberikan dampak baik di sektor ekonomi serta aktivitas sosial masyarakat. Ketaatan pada prokes juga angka kesembuhan dan penularanan yang kecil membuat Kota Ambon pulih dengan cepat.

“Tentunya kita bersyukur jika Ambon telah turun ke PPKM level dua. Otomatis masyarakat akan semakin leluasa dalam melaksanakan aktivitas baik itu aktivitas sosial maupun ekonomi” ungkapnya.

Aturan penting pada level 2 ini yakni aktivitas perkantoran menerapkan 25 persen bekerja dari rumah dan 75 persen bekerja di kantor. Serta kapasitas tampung 75 persen untuk kegiatan di mall, bioskop, tempat makan, Restoran, swalayan, toko modern, tempat ibadah, kegiatan rapat, seni budaya, olahraga, hajatan serta resepsi pernikahan.

“Poin – poin aturan Inmendagri tersebut ditindakanjuti penerapannya lewat instruksi Wali Kota Ambon Nomor 6 Tahun 2022 tentang PPKM Level dua di kota Ambon,” terangnya.

Sementara untuk level 1 (satu), lanjutnya, yaitu Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Seram Bagian Timur, dan Kabupaten Buru Selatan. Sedangkan PPKM Level (3) diterapkan di dua kabupaten yakni Maluku Tengah dan Kota Tual. (PRISKA BIRAHY)

BACA JUGA :  Gubernur Harap IKA-UNHAS Maluku Jadi Kekuatan Mendorong Pembangunan Daerah

No More Posts Available.

No more pages to load.