Pasokan Listrik Aman Selama Ramadan, PLN Maluku Malut Siagakan 2.556 Personil

by
Persiapan PLN Maluku Maluku Utara selama ramadan hingga lebaran untuk memastikan suplai listrik tetap aman, (1/4). FOTO: Dok. PLN

TERASMALUKU.COM,AMBON, – PLN memastikan dukungan kelistrikan dan sistem selama bulan puasa hingga Idul Fitri 1443 H aman.

Sistem kelistrikan Ambon sendiri, Beban Puncak saat Ramadan dan Idul Fitri diproyeksikan mencapai 59,20 MW. Dengan Daya Mampu sebesar 107,7 MW, maka terdapat Cadangan Daya sebesar 48,50 MW.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Hairul Hatala menyatakan pihaknya telah menyiapkan pasokan listrik juga pemeliharaan mesin, instalasi hingga distribusi. Dengan begitu suplai listrik ke warga tetap terjaga.

“Kami telah menyiapkan keandalan pasokan listrik dengan melakukan assesment dan pemeliharaan preventif pada seluruh instalasi pembangkit, transmisi dan distribusi,” ujar Hatala, (1/4/2022).

Pihaknya pun menambahkan, kondisi beban kelistrikan saat ini di Maluku dan Maluku Utara sendiri masih dalam kondisi terdampak Covid-19 namun diproyeksikan beban relatif lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Ramadan dan Idul Fitri pada tahun lalu.

Untuk itu PLN menyiagakan 2.556 personil mulai 1 April 2022 hingga lebaran. Mereka tersebar di wilayah Maluku dan Maluku Utara yang terdiri dari Petugas Pelayanan Teknik, Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) serta operator pembangkit.

“Kami pun menyiagakan 5 unit Uninteruptible Power Supply (UPS), 29 Unit Gardu Bergerak dan 32 unit Genset tersebar di Maluku dan Maluku Utara yang akan disiagakan pada titik-titik strategis khususnya rumah-rumah ibadah”, jelas Hairul.

Di samping itu, PLN juga telah memastikan ketahanan stok bahan bakar pembangkit tersedia cukup selama masa siaga Ramadan dan Idul Fitri 1443 H.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk dapat melapor melalui aplikasi PLN Mobile jika terdapat gangguan kelistrikan maupun pengaduan permasalahan kelistrikan lainnya yang dialami”, tutup Hairul.

Sedangkan untuk sistem kelistrikan Ternate-Tidore, Beban Puncak saat Ramadan dan Idul Fitri 1443 H diproyeksikan mencapai 37,88 MW. Dengan Daya Mampu sebesar 45,28 MW, maka Cadangan Daya yang tersedia mencapai 7,40 MW. (PRISKA BIRAHY)