Kota Ambon dan SBB Siap Migrasi dari TV Analog ke Digital Akhir April

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Dua daerah di Provinsi Maluku bakal jadi wilayah pertama yang siap mengalihkan TV anak ke sistem digitalisasi pada 30 April 2022 mendatang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Maluku Titus F.L. Renwarin menyatakan dua daerah yang siap berpindah dengan set top vox (STB) yakni Kota Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Untuk tahap kedua akan dilaksanakan pada 25 Agustus dan tahap akhir pada dua November 2022,” kata Titus dalam kegiatan pertunjukan rakyat “Malam Badendang” yang ditayangkan live di Kemenkoinfo TV, Siaran Digital Indonesia dan TVRI Maluku pada Selasa 12 April 2022.

Perubahan tv analog ke digital bertujuan untuk menyempurnakan transmisi sinyal yang ditangkap untuk mendapat kualitas siaran yang baik.

SBT digunakan untuk proses migrasi siaran TV analog ke sistem digital. Untuk keluarga tidak mampu akan mendapatkan bantuan STB, utamanya bantuan berasal dari pihak Lembaga Penyiaran Swasta (LPS).

Hal itu disampaikan guru besar Universitas Airlangga Prof Henri Subiakto yang hadir dalam kegiatan bersama ka diskominfo dalam zoom.

“Bantuan STB dikirimkan langsung ke alamat Rumah Tangga Miskin (RTM) yang memenuhi kriteria dan syarat sebagai penerima bantuan,” Sebutnya.

“TV digital ini tidak berbayar dan masih bisa menggunakan televisi model lama, hanya dibutuhkan STB untuk menangkap siaran digital,” ucapnya.

Migrasi siaran TV analog ke digital juga disambut antusias oleh Ketua KPID Maluku Mutiara Watubun. Kendati demikian KPUD akan tetap mengawasi dan memantau setiap n konten yang tersiar melalui saluran digital tersebut.

“Kami akan tetap akan mengawasi konten-konten yang dianggap melanggar peraturan dan kebijakan siaran televisi di Indonesia,” Terang mutiara.

Migrasi tersebut juga diakui dapat mendorong Kreatifitas dan inovasi orang Maluku untuk memproduksi konten berkualitas kedaerahan. (PRISKA BIRAHY) 

BACA JUGA :  Jasa Raharja Maluku Sosialisasi Pelayanan Kepada Mitra BPJS Kesehatan

 

No More Posts Available.

No more pages to load.