Warga Waringin Cap, Harap Ada Truk Angkut Sampah yang Beroperasi

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Warga Dusun Waringin Cap Desa Wayame berharap ada mobil pengangkut sampah ke daerah mereka. Tercatat belum pernah ada layanan mobil sampah yang masuk dan rutin mengangkut sampah yang ada di wilayah mereka.

Dalam kegiatan TMMD- 113 Kodim 1504 Ambon Tahun Anggaran 2022, anggota TNI sudah membangun jalan menuju tempat pembuangan sampah (TPS) yang baru bagi warga Dusun Waringin Cap, Desa Wayame.

Sebelumnya warga membuang sampah pada sisi jalan dan dekat dengan areal pekuburan dan rumah warga. Kondisi itu berjalan bertahun-tahun hingga adanya dukungan Kodim melalui TMMD membangun jalan dan TPS baru. Bahkan belum pernah ada mobil sampah yang masuk serta rutin mengangkut sampah.

Lokasi tempat pembuangan sampah lama dekat areal pekuburan dan rumah warga

“Belum pernah ada mobil ke sini. Warga buang di tempat sampah yang lama dekat kuburan dan rumah,” ujar Wa Muli, warga di RT 20 RW 10 Dusun Waringin Cap, Desa Wayame, Kamis (2/6/2022).

Lokasi dusun berada di area pegunungan bersebelahan dengan batas Desa Wakal Kabupaten Maluku Tengah. Menurutunya warga dulu membuang  sampah dekat rumah atau mengumpulkannya lalu membakar.

Di lokasi lama dekat areal pekuburan juga menjadi TPS bagi warga di Waringin Cap. Lantaran lokasi persisi di samping rumah warga, maka dipindahkan ke tempat baru.

Yakni di jurang yang berlokasi jauh dari rumah warga yang saat tengah dirampungkan pengerjaannya oleh anggota TNI dalam program TMMD tersebut.

“Kalau bisa ada truk yang datang angkat sampah. Seng tay kenapa seng pernah ada mobil angkut sampah,” harap La Husain, Ketua RT 20 RW 10.

Dia mengaku tidak tau alasan apa sampai tidak ada mobil pengangkut sampah ke daerahnya. Jika sampah terus dibiarkan seperti itu, khawatir akan menimbulkan masalah baru.

BACA JUGA :  Bongkahan Batu Ukuran Besar Tutup Ruas Jalan Menuju Desa Tial

Dari pantauan di lapangan, memang lokasinya jauh dari warga dan berada di jurang. Meski begitu di bagian bawah terdapat sungai yang ditakutkan aka nada pencemaran akibat sampah menggunung di situ.

“Lama-lama juga bisa ganggu lingkungan. lebih baik mobil ada yang ambil sampah lalu buang ke TPA Toisapu,” tegas pria 40 tahun itu.

Usai dilantik menjadi Penjabat Walikota Ambon, masalah yang jadi fokus perhatiannya adalah persoalan sampah. Waringin Cap yang masuk wilayah Desa Wayame berada di daerah administratif Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Persoalan sampah di sana termasuk masalah kota. Apalagid ari pengakuan warga dan RT tidak ada mobil pengangkut yang rutin membersihkan sampah di sana.Husain berharap hal ini mendapat perhatian pemerintah kota.

Usai ada pengalihan lokasi TPS baru yang digarap dalam TMMD-113 Kodim 1504 Ambon, diharapkan ada mobil pengakut sampah dari pemerintah kota Ambon yang datang ke sana. (PRISKA BIRAHY)

No More Posts Available.

No more pages to load.