Anak-Anak Banda Isi Liburan Dengan Permainan Tradisional

by
Keseruan anak-anak negeri di Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah ikut lomba tarik tambang di Istana Mini Banda Naira (10/6). FOTO: Istimewa

TERASMALUKU.COM,BANDA –  Anak-anak di Pulau Banda Kabupaten Maluku Tengah punya cara seru mengisi libur panjang. Mereka berlomba dalam ragam permainan tradisional yang mulai ditinggalkan anak milenial.

Benteng, uliase, balap kole kole, tarek tambang dan lompat karung, lima dari sekian permainan yang dikuti puluhan anak di Banda. Mereka begitu antusias dan bersemangat. Itu terlihat dari banyaknya peserta pun penonton yang datang ke tempat lomba yang bertempat di Kompleks Istana Mini Banda Naira pada Senin (10/6/2019).

 

 

Apalagi ini merupakan lomba permainan tradisional pertama yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Banda Naira (HMBN) periode 2019 – 2020. “Perkembangan teknologi membuat anak cenderung lupa permainan tradisional. Padahal itu semua punya tujuan penting,” kata Ketua Panitia PANE 1990 – Permainan Anak Negeri 1990-an, Said Sagaff Assegaf kepada Terasmaluku.com (11/6).

loading...

Lima jenis permainan itu disertakan dalam rangkaian kegiatan. Tujuannya untuk mengembangkan diri anak-anak di Banda. Said dan timnya menilai ada banyak pengaruh baik dari permainan tersebut. Seperti melatih ketangkasan fisik dan kematangan berpikir hingga membuat anak lebih cekatan serta awas.

Karena itu dia merasa perlu mengembalikan lagi kejayaan permainan generasi 90-an kepada anak milenial. “Permainan ini juga punya nilai moral yang dapat terus dijaga oleh anak negeri,” lanjutnya. Mereka memberi tema kegiatan ‘Melestarikan Budaya melalui permainan tradisional di Era Millenial’.

Selain permainan tradisional ada juga acara lain seperti stand-up comedy, lawak, dan solois.  Dia berharap kegiatan ini mampu menyuburkan sportifitas dalam diri anak anak Banda. Nilai sejaranh dan budaya juga turut dimaknai melalui permainan. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *