Anggota DPRD SBB Minim Ucapan Selamat Pesparawi Tingkat Provinsi

by
Salah satu kawasan di Kota Piru, SBB yang dipenuhi baliho dan spanduk ucapan selamat Pesparawi, Kamis (16/11). FOTO : FADLI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-PIRU- Tiga hari jelang perhelatan  Pesta Paduan Suara  Gerejawi (Pesparawi)  X Tingkat Provinsi Maluku di  Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), suasana kemeriahan kegiatan ini sudah terasa. Pesparawi mulai  digelar 19 November 2017.

Pantauan Terasmaluku.com, Kamis (16/11) di sepanjang jalan Trans Seram dan jalan protokol mulai dari Desa Eti sampai di Kota Piru,  serta  tempat perlombaan dan pembukaan Pesparawi, terpasang  rapi ratusan baliho, spanduk dan bener  ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Pesparawi X Tingkat Provinsi Maluku di SBB.

Berbagai umbul – umbul yang dipasang  juga membuatan suasana Kota Piru makin  meriah. Namun hasil pentauan Terasmaluku.com, dari ratusan baliho, spanduk  ucapan selamat tersebut hanya beberapa anggota DPRD SBB yang memberikan ucapan selamat. Sebagian besar belum memberikan ucapan selamat.

“Di DPRD SBB ada 30 anggota dan terdiri dari delapan  fraksi. Beberapa anggota DPRD yang terlihat memberikan dukungan suksesnya pelaksanaan Pesparawi diantaranya, Ketua DPRD SBB, Julius Maurits Rutasouw dan anggota DPRD seperti La Ode Masihu, Fatmawati Abdullah Makian, Wa Ode Julianti. Sementara untuk anggota  fraksi lainnya  seperti Fraksi PDIP, NasDem, Hanura, Demokrat dan Golkar sejauh ini belum memasang baliho atau  spanduk  ucapan selamat,” kata seorang warga SBB  yang tidak mau menyebutkan namanya di media.

Loading...

Menurut pria ini,  kondisi tersebut  sangat memprihatinkan. Pasalnya moment besar seperti ini belum tentu ada tiap 20 tahun sekali di SBB.  Apalagi spanduk dan ucapan selamat yang terpasang  banyak  dari orang luar SBB. Sementara  partisipasi dan  keberpihakan anggota DPRD SBB pada perhelatan Pesparawi X Tingkat Provinsi Maluku  sangat minim.  Baliho, spanduk  ucapan selamat yang dari para stakeholder di Kabupaten  SBB  dan daerah lainnya menutupi jalan – jalan utama di Kota Piru.

Spanduk dan baliho ucapan selamat Pesparawi juga datang dari  Organisasi Kemasyarakatan Islam,  sepert BKPMRI, Remaja Masjid. Serta juga  AMGPM, OSIS dan sekolah-sekolah di SBB. “Seharusnya anggota DPRD SBB malu, sebagai tuan dan nyonya rumah terkesan cuek-cuek saja, bahkan tidak memiliki kepedulian atas kegiatan ini digelar di Kabupaten  SBB. Padahal kegiatan ini untuk memajukan SBB,” kata pria yang tidak mau namanya ditulis itu. (FAD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *