Antrian Panjang, 14 ODP Harus Tunggu Hasil Tes Laboratorium di Jakarta

by
Kasrul Selang saat mengunjungi 14 ODP di gedung karantina BPSDM, Ambon, (26/3). FOTO: Humasmaluku

TERASMALUKU.COM,AMBON,- Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengunjungi lokasi isolasi 14 ODP di BPSDM Provinsi Maluku, siang tadi, (26/3/2020). Para ODP ini harus menunggu untuk dinyatakan benar-benar sehat lantaran panjangnya antrian tes sampel di laboratorium pusat Jakarta.

14 orang itu merupakan orang yang bersentuhan langsung dan dekat dengan pasien 01. Mereka ditempatkan di lantan II BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia). Lokasi itu diperuntukkan kepada seluruh ODP yang bukan berasal dari Maluku. Juga  semua balai diklat milik kementerian yang punya asrama. Mereka untuk sementara waktu berada di situ hingga ada hasil lab.

Menurut Kasrul kali ini mereka harus bisa besabar sedikit lebih lama. Pasalnya sampel droplet atau cairan tubuh 14 ODP itu berlum diketahui. Laboratorium di Jakarta belum mengirimkan hasilnya lantaran ada ribuan antrian sampel yang mesti diuji.

loading...

“Kita punya kelemahan itu, hari ketiga sudah bisa tahu (sampel sudah diterima). Mungkin karena antrian di sana. Kan puluhan ribu sampelnya itu. Jadi kita sangat tergantung di sana memang,” jawab Kasrul saat ditanyai salah seorang ODP.

Rentang waktu yang lama saat tes lab menjadi masalah serius yang telah disampaikan pemda Maluku langsung kepada presiden Joko Widodo dalam video conference bersama Gubernur Maluku Murad Ismail.

Saat ini hanya laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan di tiga kota yang dapat melakukan tes droplet COVID-19. Yakni laboratoium pusat di Jakarta, Jogja dan Surabaya.

Makassar sebagai salah satu kota besar yang dekat dengan kawasan timur Indonesia pun belum ada. Harusnya hanya butuh tiga (3) hari untuk mengetahui hasil uji lab. Sayangnya panjang antrian membuat banyak pimpinan daerah tidak bisa menerima hasil tepat waktu. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *