Asal Usul Hingga Karyawan LNG Bintuni Positif Covid Diisolasi di Asrama Haji Ambon

by
dr. Adonia Rerung. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung mengungkapkan karyawan perusahan migas yang beroperasi di Papua Barat, LNG Bintuni yang kini jalani isolasi terpusat di Asrama Haji Waiheru, Kota Ambon ternyata bukan pasien yang didatangkan dari luar Maluku.

Namun mereka adalah karyawan yang memang sudah berada di Kota Ambon untuk jalani proses karantina di Hotel Santika sebelum kembali bekerja di perusahan migas tersebut.

BACA JUGA : WADUH! Asrama Haji Waiheru Ambon Malah Jadi Tempat Karantina Puluhan Karyawan LNG Bintuni Yang Positif Covid

“Jadi karyawan LNG Bintuni itu rupanya selama ini dikarantinakan di Hotel Santika, mereka ditampung sebelum dikirim ke perusahan. Itu sudah melalui izin Gubernur dan Walikota, katanya sudah ada pembicaraan sebelumnya. Diizinkan dan perusahan memberitahu Pemda bahwa karyawan-karyawannya itu diisolasi di Hotel Santika, bukan isolasi Covid. Diisolasi itu supaya tidak terpapar Covid,”ungkapnya saat diwawancarai Kamis (22/7/2021) via seluler.

Hanya saja, saat jalani karantina di Hotel Santika ini, para karyawan itu juga dilakukan tes PCR berkala melalui perusahan yang ditunjuk pihak LNG Bintuni.

Hasilnya, ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan dipindahkan ke Asrama Haji Waiheru untuk isolasi terpusat.

“Jadi bukan positif di luar lalu bawa ke Ambon, bukan dan juga tidak boleh seharusnya (pasien dari luar Maluku didatangkan ke Ambon). Jadi kebetulan mereka karantina disini (Ambon) dan dilakukan pemeriksaan berkala bagi semua stafnya lalu ada yang positif kemudian dikarantina (Isolasi di Asrama Haji waiheru),”jelasnya.

Pada dasarnya kata dia, setiap warga negara Indonesia pasti akan dilayani.

“Secara nasional penduduk negara Indonesia tetap dilayani, iyakan, dasarnya begitu. Kontribusinya (perusahan bagi daerah) seperti apa kita belum tahu, mereka kontrak Santika itu bagian peran mereka untuk ekonomi Kota Ambon ini,”sambungnya.

Dari data yang diterimanya, lanjut Rerung, hanya ada dua orang karyawan yang diisolasi di Asrama Haji Waiheru itu. “Di Asrama Haji hanya dua orang saja, tidak banyak, menurut data yang saya terima,”pungkasnya. (Ruzady)