Asrama Haji Waiheru Ambon Tampung Karyawan LNG Bintuni Positif Covid, Begini Respon DPRD Maluku

by
Karyawan LNG Bintuni positif Covid saat tiba di Asrawam Haji Waiheru Ambon, Selasa (20/7/2021). Foto : tangkapan layar

TERASMALUKU.COM,-AMBON-DPRD Provinsi Maluku melalui Komisi IV angkat bicara seputar Asrama Haji Waiheru di Kota Ambon menampung karyawan positif Covid-19 dari perusahan minyak dan gas yang beroperasi di Papua Barat, LNG Bintuni.

BACA JUGA : WADUH! Asrama Haji Waiheru Ambon Malah Jadi Tempat Karantina Puluhan Karyawan LNG Bintuni Yang Positif Covid

Menurut Ketua Komisi IV, Samson R. Attapary jika dilihat dari aspek kemanusiaan, hal ini diperbolehkan. Hanya saja, Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku harusnya bisa lebih bijak terhadap persoalan ini.

Apalagi Asrama Haji Waiheru di Kota Ambon dipersiapkan sebagai alternatif tempat karantina pasien Covid di Maluku akibat daya tampung di rumah sakit rujukan di Ambon sudah penuh menyusul lonjakan kasus yang semakin menanjak naik setiap harinya sejak bulan lalu.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Samson R. Attapary

“Kalau memang informasi ini betul, tim Covid harus menindaklanjuti. Karena kita takut jangan sampai perkembangan Covid semakin meningkat lalu warga Maluku yang terpapar Covid harus dikarantina terpadu, minimal kan sudah ada tempat tersedia. Tapi kalau tiba-tiba diisi oleh pegawai perusahan yang notabene dari segi financial mampu apalagi perusahan migas, seharusnya ini harus jadi kebijaksanaan dari Satgas Covid. Kalau ini betul tanpa sepengatahuan dititip di Asrama Haji ya harus ditinjau, walaupun ini ada spek kemanusian. Kecuali kita punya tempat karantina lebih, kita juga ini kan kewalahan juga untuk tempat karantina,”tuturnya saat diwawancarai terasmaluku.com Selasa (20/7/2021) malam via seluler.