Atasi Kemacetan, Kemenhub Dukung Pembangunan Dermaga Speedboat di Ambon

by
Komisi III DPRD Kota Ambon menemui Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub untuk membicarakan soal pembangunan dermaga speedboat di Teluk Ambon. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung rencana pembangunan pelabuhan atau dermaga speedboat di Kota Ambon.

Dukungan itu disampaikan usai menerima Komisi III DPRD Kota Ambon yang menyampaikan aspirasi masyarakat terkait alternatif lain mengatasi kemacetan di Kota Ambon. Salah satunya dengan pembangunan dermaga speedboat.

Namun rencana itu kemungkinan baru bisa terealisasi di tahun 2021 mendatang. Sebab persyaratan untuk pembangunan dermaga sangat banyak, prosesnya panjang dan memerlukan perencanaan matang.

Koordinator Komisi III DPRD Kota Ambon Rustam Latupono kepada wartawan di Ambon, Senin (11/11/2019) mengapresiasi dukungan dari Kemenhub terkait pembangunan dermaga speedboat lagi di Kota Ambon.

Karenanya, DPRD akan mendorong dan meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon segera menyikapi respons Kemenhub dengan menyiapkan dokumen-dokumen dan persyaratan lain yang diatur dalam Permenhub pada tahun ini dan 2020 sehingga bisa direalisasikan di 2021.

“Kami apresiasi dukungan Kemenhub. Karena ini untuk kepentingan masyarakat, jadi kita akan dorong Dishub lebih pro aktif dalam menyiapkan seluruh persyaratan dan kelengkapan dokumen yang jadi ketentuan, guna pengusulan pembangunan dermaga speedboat pada wilayah yang sudah direncanakan,” kata Rustam.

loading...

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Ambon ini, pembangunan dermaga speedboat bukan saja soal transportasi tetapi juga arahnya untuk pengembangan sektor pariwisata di Teluk Ambon. Sehingga pembangunan dermaga baru yang sesuai dengan standar ini lebih baik.

“Intinya pembanguan dermaga speedboat harus ada untuk mengurangi kemacetan di Kota Ambon,” kata Rustam. (ALFIAN SANUSI)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *