Babinsa Dampingi Petani Perluas Areal Tanam di Pulau Seram

by

Bersama Kelompok Tani, Babinsa yang berada di Koramil 1502-05/Wahai, Kodim 1502/Masohi terus mendampingi petani untuk menggencarkan luas tambah tanam (LTT) di Desa Waimusi, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (11/10/19). Pendampingan ini dilaksanakan di salah satu kelompok tani di Desa Waimusi dengan luas lahan 25 Hektar.

Sertu Ampi Latulola, Babinsa di Koramil 1502-05/Wahai mengatakan, pada masa panen sebelumnya petani yang berada di kelompok tani di Desa Waimusi telah memperoleh hasil panen yang maksimal. Namun pada musim tanam kali ini diharapkan dapat lebih meningkat lagi.“Bersama penyuluh, kami mengajak Kelompok Tani usai panen segera mengolah lahan persawahan agar target luas tambah tanam periode ini tercapai,” katanya.

Bukan hanya mengajak petani, Suparman mengatakan, pihaknya bersama penyuluh juga mulai merencanakan turun sawah untuk pengolahan, perawatan bahkan sampai panen nanti. “Babinsa harus tetap mendampingi masyarakat tani,” ujarnya.

Dalam waktu yang sama juga dilaksanakan Pendampingan kelompok Tani oleh Babinsa Koramil 1502-07/Piru di wilayah Dusun Waitoso, Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB dengan sasaran lahan 10 Hektar.

Pasiter Kodim 1502/Masohi Kapten Inf Ato Laturake menyampaikan,kegiatan Babinsa adalah untuk membantu kelompok tani secara nyata. Salah satunya mengoptimalkan penanaman padi bersama kelompok tani. Selain mendampingi kelompok tani, Babinsa juga harus senantiasa membantu kelompok tani secara nyata untuk mensukseskan program pertanian di tiap wilayah.

loading...

“Saya sangat yakin Babinsa selalu siap terjun kelapangan bukan hanya sekedar melihat tapi ikut merasakan apa yang di kerjakan kelompok tani,katanya. Dengan adanya upaya Babinsa membantu kelompok tani, Ato Laturake berharap kelompok tani menjadi terbantu.

Kehadiran Babinsa yang bersinergi dengan PPL di lapangan juga untuk memperbaiki hasil panen kelompok tani. “Komunikasi dengan masyarakat juga terjalin dan usaha dalam menghadapi kesulitan di lapangan merupakan kunci sukses sektor pertanian di Kab. Malteng dan SBB,” kata Pasiter. (ADV)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *