Bandara Pattimura Masih Sepi, Lion Group Sementara Batalkan Penerbangan

by
Suasana ruang check-in Bandara Pattimura Ambon sjak pembukaan penerbangan komersial terbatas pada 10 Mei, (10/5). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Suasana Bandara Pattimura Ambon sejak pemberlakukan penerbangan komersial terbatas, sepi. Maskapai berlambang singa merah salah satu yang telah membatalkan penerbang perdananya ke Ambon pada Minggu (10/5/2020).

Tak ada aktivitas berarti di dalam bandara terhitung sejak Minggu hingga Senin. Sejak menteri perhubungan Budi Karya Sumardi mengeluarkan izin penerbangan komersial terbatas ada 7 Mei, sejumlah bandara kembali ramai. Aturan itu di Ambon mulai aktif pada Minggu.

Hanya ada petugas yang berjaga di pintu masuk tanpa ada penumpang

Sesuai keterangan yang diterima sebelumnya, ada dua maskapai yang siap parkir kembali di landasan. Sayangnya begitu hal ini dipastikan, bandara tampak begitu sepi. Hanya ada satu dua petugas yang berada di bagian keberangkatan. Di area check-in pun tak tampak aktivitas seperti biasa. Bahkan saking sepinya area itu tampas sansat lapang dan bisa dijadikan tempat bermain bola.

Shared Services and CSR Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Pattimura Ambon, Adiya Wibisono Suwardie menyatakan bahwa ada pembatalan penerbangan dari pihak maskapai. “Lion grup cancel gak jadi terbang hari ini,  Minggu 10 Mei 2020 untuk commercial flight,” terangnya kepada Terasmaluku.com. Hingga Senin (11/5/2020), kata Aditya, lion air masih belum mendarat di Ambon. Namun dirinya tidak bisa memastikan alasan pembatalan tersebut.

Loading...

Meski begitu sejak dibukanya kembalu jalur penerbangan komersial atensi dan antusias calon penumpang mulai terlihat. Salah seorang penjaga pintu masuk check-in bandara mengatakan jika pada Minggu pagi sudah beberapa ada calon penumpang yang datang.

“Ada sekitar enam atau tuh orang yang datang, mereka sudah beli tiket lalu katanya mau refund. Sebab tidak ada penerbangan,” jelas Fadly. S saat ditanyai Minggu (10/5/2020). Memang tidak ada lonjakan penumpang seperti saat  kondisi normal, sebab untuk bisa menjadi penumpang maskapai ada sederet persyaratan yang kudu dipenuhi.

Humas Lion Air Group, Danang Mandala Danang Mandala Prihantoro, kepada wartawan membagikan beberapa aturan keamanan penerbangan serta syarat terbang yang wajib dipenuhi calon penumpang juga awak pesawat melalui keterangan tertulis sebagai berikut.

Calon penumpang wajib melengkapi dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan serta mengikuti protokol pengamanan kesehatan diri sebagaimana diberlakukan dalam aturan dimaksud. Lion Air Group dalam beroperasi tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP), melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang diberlakukan serta tidak menyebabkan penyebaran Covid-19.

Pengaturan jarak aman antartamu atau penumpang (physical distancing) dalam kabin pesawat pada setiap penerbangan. Tipe pesawat Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO dan Airbus 320 – 200NEO pada kelas ekonomi yang berkonfigurasi 3-3, maka khusus kursi di tengah (B dan E) tidak dipergunakan (tanda petunjuk “X”), tamu atau penumpang akan duduk di dekat jendela (window) dan lorong (aisle). Tipe pesawat ATR 72 dan pesawat yang mempunyai layanan kelas bisnis bertata letak kursi 2-2, mengimplementasikan metode saling silang atau zig-zag.

Pemeriksaan kesehatan awak pesawat sebelum penerbangan (pre-flight health check) wajib dan sangat penting guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight) serta tindakan preventif lainnya.

Sterilisasi dan kebersihan pesawat terus dilakukan secara rutin serta ditingkatkan, meliputi aircraft interior exterior cleaning (AIEC), terdiri aircraft interior cleaning (membersihkan detail setiap bagian dalam pesawat) dan aircraft exterior cleaning (membersihkan bagian luar pesawat). (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *