Banjir Keluhan CPNS Saat Daftar Hari Pertama

by
Ilustrasi

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Hari pertama Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Maluku langsung diserbu masyarakat. Salah satu warnet di Ambon menjadi serbuan pelamar. Warnet dipilih untuk mengakses internet stabil saat mendaftar CPNS 2018. Tak hanya warga kota, beberapa pengguna warnet ada yang dari luar kota. Seperti dari Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Buru Selatan (Bursel).

Rita Samadarang pelamar CPNS yang di temui Terasmaluku.com di sebuah warnet di Waihaong Ambon Rabu, (26/9) mengapresiasi pembukaan CPNS karena memberikan formasi yang cukup. Apalagi pelamar sepertinya, sudah amat menanti-nanti datangnya pembukaan tes pegawai negeri. Maklum, dirinya hanyalah tenaga honorer.

“Beta pernah ikut tes CPNS 2015 cuma tidak lolos. Jadi beta kembali jadi guru honorer SD,” ungkap alumnus FKIP 2015 Universitas Pattimura Ambon. Saat ini dirinya bekerja sebagai guru honor di salah satu SD di Buru Selatan. Rita berkisah, dia tidak lolos saat mengikuti tes uji kompetensi. Alhasil, dia balik arah dan bertahan sebagai tenaga honor.

Pembukaan pendaftaran CPNS 2018 ini tentu memberikan harapan besar bagi dia. Sayangnya saat mendaftar pagi pukul 10.00 dia sulit mengakses masuk untuk mendaftar. Jaringan internet yang dipakainya lambat alias lola (baca, lama loading).

Loading...

Selain dia, ada juga Eky Yoliololi yang juga guru honor di SMP di kota Piru Kabupaten SBB. Tak jauh berbeda dengan Rita Eky pun resah dengan lambatnya jaringan internet. “Kita mau daftar saja tunggu berjam-jam belum bisa masuk,” keluh dia.

Sementar Yery Bohang yang baru kali pertama melakukan pendaftaran online dibuat pusing. Maklum saja, metode pendaftaran online baru pertama diikutinya. Menurut dia selain pusing dengan berkas, dia juga kebingungan mengikuti instruksi. Apalagi jaringan yang payah makin menyempurnakan penderitaan dia di depan layar komputer warnet.

Dari pantauan Terasmaluku.com sejak pagi hingga siang, ada banyak pelamar yang mengeluhkan jaringan internet. Sebagian besar memakai fasilitas di warnet, sisanya mendaftar dari rumah. Situs sccn-bkn.go.id diakui para pelamar sulit ditembusi. Tak sedikit yang malah pulang dengan kesal.

Seperti yang diterjadi di sebuah warnet di Air Kuning. “Dari tadi seng bisa masuk. Pulang saja esok atau malah baru daftar lagi,” kata Raodhyah Esty ketus sambal membawa map berisi setumpuk berkas. (UAD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *