Bareskrim Mabes Polri Turunkan Tim Usut Kasus Tambang Gunung Botak

Bareskrim Mabes Polri Turunkan Tim Usut Kasus Tambang Gunung Botak

SHARE
Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sehari setelah Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa meninjau lokasi tambang emas Gunung Botak Kabupaten Buru, tim Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri langsung turun ke Gunung Botak, Rabu (10/10/2018). Tim Bareskrim Mabes Polri yang terdiri dari sejumlah Kasubdit yang menangani kasus pertambangan ini didampingi Direktur Reskrimsus Polda Maluku Kombes Pol Firman Nainggolan.

Informasi yang diperoleh Terasmaluku.com dari Kabupaten Buru menyebutkan tim Bareskrim Mabes Polri langsung ke lokasi tambang Gunung Botak begitu tiba di Kota Namlea, Ibukota Kabupaten Buru Rabu (10/10/2018). Tim akan berada di Kabupaten Buru selama beberapa hari untuk mengusut berbagai kasus pertambangan di Gunung Botak, seperti penggunaan bahan kimia, aktivitas pertambangan ilegal serta aktivitas perusahan yang berada di wilayah Gunung Botak.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat yang dikonfirmasi Terasmaluku.com Kamis (11/10/2018) siang membenarkan hal ini. “Tim Bareskrim Mabes Polri turun ke Gunung Botak sejak Rabu (10/10/2018). Mereka akan mengusut masalah tambang Gunung Botak. Tim Bareskrim didampingi Ditreskrimsus Polda Maluku, hingga kini mereka masih berada di Buru,” kata Ohoirat.

Sebelumnya Senin (8/10/2018) hingga Selasa (9/10/2018) Kapolda bersama Wakapolda Maluku Brigjen Pol Akhmad Wiyagus meninjau Gunung Botak. Kapolda yang baru sebelum menjabat itu melihat kondisi terkini aktivitas penambangan ilegal di kawasan Gunung Botak termasuk aktivitas pertambangan oleh sejumlah perusahan. Di Gunung Botak, Kapolda menemukan adanya aktivitas penambangan secara ilegal dengan menggunakan bahan kimia.

” Pak Kapolda memastikan kondisi di lapangan seperti apa sehingga beliau meninjau langsung ke Gunung Botak. Karena selama ini Gunung Botak berkali-kali ditertibkan tapi setelah itu aktivitas pertambangan ilegal jalan lagi. Nah ini yang dilihat pak Kapolda sehingga tentu ada langkah-langkah selanjutnya untuk penanganannya,” kata Ohoirat. (ADI)

loading...