Bawaslu Ambon Amankan Tiga Karung Tabloid Indonesia Barokah Dari Kantor Pos

Bawaslu Ambon Amankan Tiga Karung Tabloid Indonesia Barokah Dari Kantor Pos

SHARE
Anggota Bawaslu Kota Ambon mengamankan tiga karung berisi Tabloid Indonesi Barokah dari Kantor Pos Ambon, Kamis (7/2/2019). FOTO : DOK. BAWASLU KOTA AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Ambon mengamankan tiga karung berisi Tabloid Indonesi Barokah dari Kantor Pos Ambon, Kamis (7/2/2019). Ketua Devisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Ambon Daim Baco Rahawari mengatakan setelah pihaknya mendapat informasi adanya pengiriman Tabloid Indonesia Barokah lewat Kantor Pos, ia bersama seorang anggota Bawaslu langsung mendatangi Kantor Pos Ambon.

Mereka mengecek kebenaran informasi tersebut. Dan ternyata benar  ditemukan Tabloid Indonesia Barokah di dalam tiga karung tersebut. Namun tabloid  dalam  tiga karung tersebut dikirim tanpa manifes, hanya tertulis “SIP Redaksi Indonesia Barokah Pondok Melatih”.

Anggota Bawaslu Kota Ambon memeriksa karung berisi Tabloid Indonesia Barokah

Daim mengatakan pihaknya mengamankan Tabloid tersebut karena sudah dilarang peredarannya oleh Bawaslu RI.”Kita temukan tiga karung Tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Ambon, dan tidak ada manifes pengirimannya. Sehingga kami tidak tau berapa jumlah tabloid yang dikirimkan tersebut,” kata Daim Baco Rahawarin kepada wartawan di ruangan kerjanya, Kamis (7/2/2019).

Daim mengaku, pihaknya belum mengetahui siapa pengirim tabloid itu. Dan pengirimannya melalui kapal laut lewat jasa Kantor Pos.”Yang kita lihat tadi itu, Tabloidnya akan dikirimkan ke masjid-masjid yang ada di Kota Ambon dan sejumlah daerah di Maluku,” ungkap Daim.

Dia mengatakan berdasarkan surat edaran Bawaslu RI, jika ditemukan beredarnya Tabloid Indonesia Barokah, maka harus diamankan oleh  Bawaslu.”Sudah ada surat edaran dari Bawaslu RI untuk amankan Tabloid itu. Berdasarkan surat edaran tersebut, Bawaslu Kota Ambon mengamankan Tabloid itu,” katanya.

Daim mengungkapkan pihaknya  langsung berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi Maluku atas temuan Tabloid  tersebut.  Setelah itu lanjut Daim, Bawaslu Maluku yang akan menindaklanjuti temuan itu. Bawaslu Maluku juga sudah menginformasikan kepada seluruh Bawaslu kabupaten dan kota untuk mengecek keberadaan Tabloid Indonesia Barokah ini. “Kita mengkroscek pengiriman Tabloid ini bukan hanya di Kantor Pos saja, melainkan di semua jasa pengiriman seperti JNE, TIKI, dan JNT,” katanya.

Ia menghimbau kepada masyarakat Kota Ambon, jika menemukan Tabloid Indonesia Barokah ini harus dilaporkan ke Bawaslu agar ditindaklanjuti.  Bawaslu RI melarang peredaran Tabloid Indonesia Barokah karena isinya cenderung merugikan Calon Presiden Prabowo  Nomor Urut 02. Bawaslu Maluku kini berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk menyita Tabloid Indonesia Barokah itu. (ALFIAN SANUSI)

loading...