Bayi Yang Terlahir Prematur di Pesawat Dalam Perawatan Intensif RSUD Haulussy

by
Dok. Lion Air Group

TERASMALUKU.COM,AMBON, –  Bayi yang dilahirkan di dalam pesawat Lion Air menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar kini dalam perawatan intensif di inkubator di RSUD Dr. Haulussy Ambon.

Bayi laki-laki itu lterlahir prematur dalam perjalanan dari Bandar Udara Internasional Sentai, Jayapura, Papua (DJJ) tujuan Makassar melalui Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan (UPG).

Kondisi terkini sang bayi sangat lemah dengan berat hanya 1 kilogram dan terlahir pada bulan keenam masa kehamilan sang ibu. Namun bayi beserta sang ibu enggan ditemui. Kepada wartawan, pihak rumah sakit mengungkapkan jika kondisinya memang lemah pascakelahiran.

Loading...

“Dia lahir prematur di umur kehamilan enam bulan. Kini masih dalam tabung incubator, dan sementara dipasangi o2 (oksigen). Dia sementara dievaluasi kena sianotis,” kata Kasubag Humas RSUD dr. Haulussy, Nurima Rumra, Kamis siang (19/11/2020).

Sementara ibunya, Anastasia Geavani dalam kondisi sehat dan dalam pemulihan di rumah keluarganya. “Ibu nya sehat, sedangkan bayi itu dijaga sama omanya (nenek),” ujarnya.

Bayi yang lahir dalam penerbang maskapai Lion Air nomor JT-797. Proses kelahiran berlangsung tak lebih dari 1 jam setelah pesawat take-off dari bandara Sentani pada selasa Siang (17/11/2020).

“Iya, kira-kira pada ketinggian 30.000 kaki di atas laut Pulau Ambon,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro saat dikonfirmasi TribunAmbon, Rabu malam (18/11/2020). (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *