BBM Di Tujuh SPBU Kota Ambon Aman Jelang Natal Tahun Baru

by
Pertamina pastikan BBM di Ambon dan Maluku aman selama natal dan tahun baru. Mereka telah melakukan build-up stok uituk mengantisipasi kemungkinan kelangkaan tersebut (20/12). FOTO: Helmi Tasidjawa


TERASMALUKU.COM – Pertamina Maluku melakukan build-up stok bahan bakar minyak (BBM) jelang hari natal dan tahun baru. Mereka pastikan tidak ada kenaikan permintaan yang signifikan atau ancaman kelangkaan bahan bakar. 

Loading…

Galih Pradipto Sales Executive Retail IV Pertamina Maluku menyebut tak ada kenaikan yang berarti tahun ini. “Kenaikannya tidak terlalu besar 10 sampai 20 persen. Tapi pastikan stok aman,” sebutnya kepada terasmaluku.com siang (20/11). 

Pihaknya telah menyediakan stok selama beberapa harı hingga tahun baru di terminal bahan bakar minyak (TBBM) Wayame untuk bisa disuplai ke daerah di Maluku dan beberapa di Papua. Menurutnya jelang akhir tahun pengadaan bahan bakar disesuaikan dengan permintaan masing-masing daerah dan SPBU. 

Untuk permintaan bahan bakar pertamx, hanya ada di dua wilayah yakni di kota Ambon dan Maluku Tengah. Itupun tidak terlalu tinggi dibandingkan  jenis premium. “Kalau pertamax ada tapi tidak sebanyak premium,” lanjut dia. 

Untuk stok premium, pertamina menyiapkan 29.803 kiloliter untuk ersediaan 22 hari, solar 19.957 kiloliter, minyak tanah 2.691 kiloliter dan avtur atau bahan bakar pesawat 10.666 kiloliter untuk 21 hari. Persediaan BBM itu tidak hanya untuk wilayah kota Ambon atau Pulau Ambon saja. TBBM Wayame juga memasok ke Namlea, Sanana, Labuha, Ternate, Tobelo, Masohi, Bula, Saumlaki, Tual. Sedang untuk wilayah Papua meliputi Fak-Fak, Sorong, Manokwari, Biak, Serui dan Jayapura. 

Jumlah stok itu berubah setiap hari. Akan ada pengurangan juga penambahan sesuai permintaan. Jadi pihaknya memastikan persediaan BBM untuk masyarakat di Maluku aman. 

Sementara untuk persediaan dalam Kota Ambon saja, pertamina telah merinci dan memperhitungkan besar konsumsi BBM warga. 

BBM jenis premum sebanyak 80 kiloliter, pertalite 65 kiloliter, solar 27 kiloliter, pertamax 8 kiloliter dan dexalite 2 kiloliter. “Itu untuk disuplai ke tujuh lokasi SPBU dalam wilayah Kota Ambon,” terang Galih. (PRISKA BIRAHY)