Bea Cukai Maluku Upayakan Sopi Jadi Minuman Tradisional Yang Terstandar

by
Kakanwil DJBC Maluku Finari Manan harap bersinergi dengan pemerintah agar sopi jadi minuman daerah yang mampu sejahterakan masyarakat melalui pendapatan pajak. FOTO: Alfian

TERASMALUKU.COM,-AMBON–Kanwil Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Maluku berencana di tahun 2019 ini akan melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha minuman tradisional jenis sopi. Ini dilakukan agar sopi bisa menjadi penghasil cukai dari Maluku khususnya Kota Ambon.

“Kami bermaksud di tahun 2019 ini akan membina dan mendorong pelaku usaha minuman tradisional jenis sopi untuk bisa menjadi penghasil cukai dari Ambon,” kata Kepala DJBC Maluku Finari Manan kepada wartawan saat media gathering yang berlangsung di Rumah Kopi Joas Ambon, Rabu (16/1/2019).

Finari mengaku, jika dilihat dari pembuatan minuman khas Maluku tersebut produksinya masih tradisional dan belum terstandar. Artinya pengolahan, sistem penyulingan, peralatan hingga kadar alkohol belum ada standar pengukurannya.

“Produksinya masih tradisional belum ada standar umum. Porsesnya masih tradisional masih pakai pipa paralon, ini yang harus kita dorong. Jangan sampai pas minum yang A mabuk yang B tidak,” celetuknya.

Ia mengatakan, pihaknya dan pemerintah daerah akan mendorong pengusaha ini agar minuman tradisional ini bisa menjadi pengahasil pajak untuk Ambon. penjualannya pun jadi lebih maksimal dan mampu menghidupi masyarakat secara berkesinambungan. “Ini juga kan biar pengusaha jenis sopi bisa hidup dan Sopi ini bisa menjadi penyumbang pajak juga buat Kota Ambon,” ujarnya. (ALFIAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *