Begini Cara Warga Bikin Lockdown Mandiri Lindungi Komplek Rumah

by
Warga lakukan lockdown mandiri di sebuah komplek rumah di Kampung Nussy Negeri Amahusu Kota Ambon, (7/4). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Ada saja cara warga untuk melindungi kampung atau komplek rumah mereka dari masuknya Covid-19. Di jagat maya misalnya warganet ramai mengunggah postingan tentang cara warga memasang tanda larangan masuk kampung. Atau dengan kata lain warga membuat lockdown mandiri.

Seperti pada unggahan foto salah satu akun facebook atas nama Samy Laisina. Di situ sang pemilik akun mengunggah foto salah satu jalan masuk kampung di Negeri Amahusu Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon yang di-lockdown secara mandiri.

Dari penelusuran wartawan di lapangan, terbukti jika lockdown itu memang benar. Warga setempat sendirilah yang berinisiatif untuk memasang palang di jalan agar tidak sembarang orang masuk.

“Ini dari usulan warga dan kesepakatan bersama. Beta sebagai ketua RT dukung saja karena ini baik. Dan katong jaga supaya jangan sampe virus (COVID-19) masuk to,” jelas Ketua RT 001 RW 04 Dusun Nahel Kampung Nussy Negeri Amahusu, Leny Kadtabal kepada wartawan saat mendatangi komplek rumahnya, Selasa siang (7/4/2020).

Ada sekitar 60 rumah di dusun itu. rerata, kata Leny mereka ada hubungan saudara yang erat. Ide itu muncul sebagai langkah antisipatif untuk melindungi warga setempat. Di daerah rumah mereka terdapat pantai yang cukup sering didatangi warga. Baik warga Amahusu pun warga luar.

Loading...

Untuk mencegah keramaian dan masuknya warga dari berbagai daerah, mereka lantas membuat papan larangan tersebut. Semenjak covid-19 merebak serta anjuran jaga jarak, mereka mulai membangun benteng pertahanan mandiri. Yaitu dengan membuat poster bertuliskan ‘Lockdown Area Social Distancing Dilarang Masuk’ yang melintang di jalan. Hanya warga setempat dan berkepntinganlah yang bisa masuk.

“Ini kan cuma sementara setelah itu bisa lagi. Katong berusaha untuk jaga seupaya tidak sampai ada yang kena juga biar aman,” harapnya. Sebelumnya di kawasan Jalan Baru Kota Ambon pun sudah lebih dulu meneapkan lockdown area. Tujuannya sama dengan yang dilakukan warga Kampung Nussy.

Selain di Ambon ternyata ada banyak cara lockdown area yang unik dan mengundang perhatian di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya seperti yang ada di Sleman Jogjakarta. Salah satu unggahan yang paling banyak menyita perhatian itu datang dari akun twitter @aing_machan.

Salah satu cara warga lockdown mandiri dengan cara yang lebih santuy. (sumber/twitter @aing_machan)

Pria bernama lengkap Chandra Nugroho itu mengunggah foto dirinya duduk bersila sambil melakukan pose yoga di belakang pintu masuk kampung.  Pada pintu itu terpampang spanduk panjang dengan berisikan larangan untuk masuk ke kawasan itu. Namun yang menarik mereka menggunakan kata-kata yang lebih santuy atau santai dan kalem.

Cara ini diharapkan lebih membangkitkan pengertian warga untuk mengikuti anjuran pemerintah agar tetap di rumah maupun tetap menjaga jarak. Bahkan jika ingin bepergian diharapkan saat memang ada kebutuhan yang penting dan mendesak. Siapa tahu ada cara unik lain dari warga di Ambon dalam melakukan lockdown mandiri secara santuy(PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *