Begini Perjuangan Widya Datangi Lokus Stunting di Tanimbar, Seberangi Lautan Dengan Katinting

by
Duta Parenting Widya Pratiwi Murad Ismail didampingi Enang Parenting Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) meninjau posyandu balita dan kelas ibu hamil di Desa Saumlaki Kecamatan Tanimbar Selatan, KKT, Jumat (5/3/2021) FOTO : HUMAS SETDA MALUKU

TERASMALUKU.COM,-TANIMBAR- Widya Pratiwi Murad Ismail, istri Gubernur Maluku, mendatangi lokasi stunting di Kecamatan Tanimbar Utara Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Sabtu (6/3/2021).

Lokasi yang didatangi Duta Perangi Stunting (Parenting) yaitu Desa Ritabel dan Desa Lelingluan merupakan desa stunting.

Untuk mencapai kedua desa, Widya yang didampingi Enang Parenting Joice Fatlolon dan sejumlah pimpinan OPD terkait lingkup Pemprov Maluku harus melintasi darat kurang lebih 3,5 jam untuk tiba di Desa Ritabel. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Desa Lelingluan menggunakan katintin (motor tempel) kurang lebih 10 menit.

“Jauh ataupun dekat wilayahnya bukan menjadi alasan kita untuk tidak melihat kondisi anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Sebagai Duta Parenting, sebagai istri Gubernur dan ibunya anak-anak Maluku, saya merasa bertanggungjawab untuk terus berupaya memerangi stunting guna mewujudkan anak-anak kita yang cerdas, pintar, sehat, sehingga menjadi generasi yang unggul, dan berdaya saing,” ungkap Widya.

Saat mengunjungi langsung posyandu anak-anak balita dan ibu hamil, pada kesempatan itu dimanfaatkan Widya untuk memberikan edukasi bagi ibu hamil dan orang tua balita. Menurutnya, penyebab stunting atau gagal tumbuh dari anak disebabkan oleh kebiasaan pola makan dan pola asuh orang tua.

Sehingga untuk memberantas masalah stunting, maka hal tersebut harus dimulai dari diri sendiri ďan keluarga, dengan mencukupi asupan gizi seimbang pada 1.000 hari pertama kehidupan yakni, sejak hamil hingga anak berusia 2 tahun.

“Jika masalah gizinya tidak segera ditangani dengan baik, maka anak tersebut dapat mengalami stunting,” jelas Widya.