Belum Ada Tanda-Tanda Harga Tiket Ambon Turun Seperti Permintaan Menhub Budi Karya

by
Pihak Lion Air belum dapat memberi penjelasan terkait penurunan harga tiket peswat domestik tujuan Ambon. FOTO: liputan6.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON–Kebijakan sejumlah maskapai menurunkan tarif tiket pesawat menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat. Sayangnya hal itu belum nampak jelas pada rute dari dan menuju Ambon.

Salah satu maskapai besar, Lion Air Group yang paling banyak rute penerbangan ke Ambon belum memberikan kepastian terkait penuranan tarif tersebut. Lion Air dan Batik Air memiliki delapan rute di lima destinasi dengan jadwal penerbangan setiap hari dari dan ke Ambon.

Dari pantauan Terasmaluku.com pada sejumlah situs penjualan online harga tiket masih tinggi.Hal itu lantas coba dikonfirmasi ke humas Lion Air. Danang Mandala Prihantoro Corporate Communications Strategic Lion Air melalui sambungan telepon mengatakan jika hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait tarif maskapai Lion Air dari dan ke Ambon. “Sampai saat ini belum ada kabar. Tapi nanti akan kami sampaikan jika ada info terbaru,” akunya kepada wartawan, Rabu (16/1/2019) sore.

Danang mengatakan, belum ada keputusan resmi terkait turunya harga sesuai permintaan masyarakat. Penurunan tersebut sepertinya bakal dilakukan bertahap. Pasalnya belum ada kabar penurunan dari daerah lain. Coast di tiap rute daerah pun berbeda-beda. Dari pemberitaan harian nasional Kompas misalnya, tertulis 12 rute domestik yang alami penurunan. Semua rute itu dengan lokasi keberangkatan Jakarta.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan 34 maskpai yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier Association(INACA). Seperti dari Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Sriwijaya Air, dan Indonesia AirAsia. Dalam pertemuan mereka membahas keluhan masyarakat yang menyoalkan tarif tiket itu. Salah satu penyebabnya yakni harga bahan bakar pesawat avtur yang tinggi. Hal itu disebut-sebut sebagai pemicu kenaikan harga tiket pesawat.

Ketua INACA Ari Askhara Danadiputra, saat pertemuan dengan sejumlah media di Jakarta pun menyampaikan kesepakatan bersama maskapai terkait penurunan tarif. Yaitu berkisar 20 persen hingga 60 persen. Namun yang pasti realisasinya belum tampak pada rute penerbangan dari dan ke Ambon.

Di lain pihak PT. Angkasa Pura 1 Bandara Pattimura Ambon mengaku belum menerima data tarif tiket. AP hanya bisa memantau penjualan tiket. “Terkait tarif kami sulit menjawab sebab hanya pantau penjualan online,” ujar Andi Heriyanto, Humas AP I Bandara Pattimura.

Kenaikan tarif pesawat domestik sejak November hingga kini masih menjadi sorotan publik. Masyarakat kesulitan untuk bepergian dengan harga tiket yang melambung. Khususnya tujuan Maluku dan Papua. Harga tiket pesawat terasa tidak wajar sampai menyentuh angka Rp 4 juta rupiah untuk sekali penerbangan antar dua pulau yang bersebelahan – Maluku dan Papua. Baru baru ini sejumlah warganet bahkan mengisi petisi yang dibuat malalui change.org. Petisi itu sebagai protes atas kebijakan intenal maskapai menaikan harga tariff tiket. (PRISKA BIRAHY)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *