Belum Sepakat, Pedagang Tagih Janji Ketemu Walikota Bahas Sewa Kios

by
Kadis indag Kota Ambon, John Slarmanat janjikan pertemukan pedagang dengan walikota terkait nilai sewa kios yang belum disepakati,(21/6). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, –  Relokasi pedagang pasar mardika ke tiga pasar sementara terus berjalan. Sebagian pedagang di Gedung Putih masih menunggu janji dipertemukan dengan walikota. Itu berkaitan dengan kesepakatan pembayaran sewa lapak yang dulunya gartis.

Beberapa pedagang saat dihubungi hari ini mengaku belum menerima kabar dari kepala dinas perdagangan dan perindusterian kota Ambon, John Slarmanat.

Dalam rapat bersama Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, pengembang dan pedagang, John menjajikan untuk memfasilitasi pertemuan pedagang dengan walikota.

Itu lantaran belum ada kesepakatan harga sewa meski pemerintah telah mencantumkannya dalam surat keputusan walikota.

“Sampai hari ini belum ada. Katong tunggu katanya pak kadis mau pertemukan. Ini soal harga kan belum ada kesepakatan,” ungkap salah seorang pedagang kepada wartawan siang, (21/6/2021).

Berdasarkan hasil rapat bersama pada Rabu 16 Juni 2021, pedagang meminta penjelasan mengenai harga lapak. Ketetapan harga serta skema pembayaran dari pedagang ke pihak ketiga dinilai tidak masuk akal.

Untuk itu pimpin rapat, Herry Putra Far Far lansung menunjuk kadisindag agar memfasilitasi pedagang dengan walikota.

Namun hingga hari ini belum ada informasi perihal pertemuan pedagang dengan walikota. John kepada wartawan pun menyanggupi untuk segera mengakomodir pertemuan pedagang dengan walikota.

“Dapat kabar katong (pedagang) mau rapat hari ini jam 14.00 WIT di pemkot. Katanya esok atau begitu alat berat sudah masuk. Tapi soal bayar sewa ini bagaimana,” tanya pedagang.

Di kesempatan lain, Walikota Ambon menyatakan proses relokasi dan pembongkaran nanti, berjalan lancar tanpa masalah. Richar mengaku semua kebijakan berjalan sesuai prosedur.

“Secara administrasi sudah dimulai bahkan ada pedagamg yang sudah mulai pulangkan jualan, kita prioritas pertama ada pada gedung putih,” kata Richard kepadda awak media pada Jumat 18 Juni 2021.

Dia lantas mengapresiasi gubernur terhadap usahanya memperjuangkan revitalisasi Pasar Mardika di tingkat Kementerian PUPR.

“Saya yakin betul kalau pasar selasai akan berdmpak pada tingkat pendapatan pedagang. Cuma harus berkorban sedikit,” ucap Richard. (PRISKA BIRAHY)