Berharap Dua Warga Yang Hilang Saat Berlayar Dari Pulau Rhun Menuju Tehoru Segera Ditemukan

by
RIB milik Pos SAR Banda dikerahkan untuk melakukan pencarian kapal motor dari Banda tujuan Tehoru yang dilaporkan hilang kontak. FOTO : BASARNAS AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Salihi Surahi, Raja Negeri Pulau Rhun, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah berharap dua orang warga yang hilang kontak di laut saat berlayar dari Pulau Rhun Kamis 4 Maret 2021 dengan sebuah kapal motor menuju Tehoru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Seram bisa ditemukan.

BACA JUGA : Kapal Motor Berpenumpang 2 Orang Dari Banda ke Tehoru Dilaporkan Hilang

Dijelaskan Salihi, salah satu dari dua orang yang hingga saat ini masih dilakukan pencairan pasca dilaporkan hilang saat berlayar dari Pulau Rhun menuju Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Seram adalah warganya bernama La Samu (50).

La Samu kata Salihi lebih lanjut, berlayar dengan Riswandi Hatapayo dengan menggunakan kapal motor yang terbuat dari kayu. Riswandi merupakan warga Tehoru yang menikah dengan warga Desa Pulau Rhun.

Lebih jauh dijelaskannya, La Samu dan Riswandi bertolak dari Pulau Rhun pada Kamis 4 Maret 2021 menuju Tehoru

Dimana La Samu temani Riswandi membawa kapal motor yang baru saja dibeli Riswandi dari Pulau Rhun. “Jadi mereka ini bawa body (kapal motor) di Pulau Rhun mau menuju Tehoru (Kamis 4 Maret), tapi sampai sekarang belum ditemukan,”terangnya kepada terasmaluku.com, Sabtu (6/3/2021) via seluler.

Hingga hari ini proses pencarian baik itu oleh Basarnas maupun warga dilakukan namun belum membuahkan hasil. “Tadi warga juga melakukan pencarian sampai di Pulau Suanggi, tapi belum ditemukan,”sambungnya.

Mewakili pihak keluarga dari La Samu maupun Riswandi, Salihi berharap keduanya bisa segera ditemukan. “Harapan kami mudah-mudahan Tim Basarnas dapat membantu kami untuk temukan mereka berdua,”tandasnya. (Ruzady)