Bersama Keluarga, Karyawan WLI Korban PHK Nginap di DPRD Maluku

by
Seratusan karyawan PT. Wahana Lestari Investama (WLI) bermalam di Gedung DPRD Maluku kawasan Karang Panjang Kota Ambon, Senin (8/7/2019). FOTO : ALFIAN SANUSI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Seratusan karyawan PT. Wahana Lestari Investama (WLI) yang mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK) menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Maluku.  Karyawan yang datang bersama istri dan anak-anak mereka itu menginap di Kantor DPRD Maluku, Senin (8/7/2019) malam.

Aksi tersebut dilakukan karena manajemen perusahan udang yang berlokasi di Arara Kecamatan Seram Utara  Kabupaten Maluku Tengah ini  melakukan PHK sepihak kepada karyawan. Pihak perusahan juga tidak membayar gaji maupun pesangon kepada para karyawan tersebut.

“Malam ini kita akan tidur di Kantor DPRD sampai besok, kita tidur disini supaya anggota dewan dan Gubernur Maluku tau agar bisa bantu kita,” kata seorang karyawan Insannussy, 35 tahun kepada Terasmaluku.com, Senin (8/7/2019) malam.

Insannussy mengatakan saat aksi mereka berlangsung, ada anggota DPRD Maluku yang meninjau lokasi perusahaan. Karena itu mereka menginap di Gedung Rakyat Maluku menunggu kepastian terkait nasib mereka, yakni menuntut pihak perusahan membayar hak-hak karyawan.

“Kita menunggu kepastian terhadap pembayaran gaji selama enam bulan beserta pesangon dari anggota DPRD yang sedang ke lokasi perusahaan,” ungkapnya.

loading...

Dia berharap agar ada kepastian dari perusahan membayar hak-hak karyawan, berupa gaji beserta pesangon. Selain itu karyawan juga menutut perusahan  mempekerjakan mereka kembali.”Kita harap bisa bekerja lagi karena perusahaan masih aktif dan masih ada yang bekerja disana,” katanya.

Insannussy meminta Gubernur Maluku Murad Ismail dan DPRD Maluku melihat nasib mereka atas kebijakan PHK secara sepihak dari perusahaan. Karena keputusan itu membuat anak-anak karyawan putus sekaloh.”Anak-anak sampai sekarang belum sekolah karena belum ada uang untuk bayar sekolah dan pakaian seragam,” katanya.

Dia mengatakan karyawan bersama anak-anak mereka bakal menduduki Kantor DPRD Maluku sampai tuntutan dan hak-hak mereka dipenuhi pihak perusahan. (ALFIAN SANUSI)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *