Besok, KPU Gelar Debat Kandidat Perdana Pilwakot Tual

Besok, KPU Gelar Debat Kandidat Perdana Pilwakot Tual

SHARE
Ibrahim Faqih

TERASMALUKU.COM,TUAL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tual, Selasa 24 April 2018 akan menggelar debat kandidat pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tual. Debat kandidat perdana ini akan dipusatkan di Gedung LPTQ Dumar Kota Tual.

Ketua KPU Kota Tual Ibrahim Faqih mengungkapkan, sesuai hasil pertemuan KPU Tual dengan  tim penghubung tiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tual, debat kandidat akan digelar sebanyak tiga kali sebelum pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwakot) Tual 27 Juni 2018. Yakni  pada April, Mei dan terakhir Juni. “Dan untuk debat kandidat perdana yang akan diikuti tiga pasangn calon berlangsung pada Selasa 24 April,” kata Faqih kepada wartawan, Senin (23/4).

Faqih menjelaskan,  debat perdana ini dengan  panelis berlatar belakang akademisi dan profesional dari Universitas Pattimura dan Institut Agama Islam Negri (IAIN) Ambon. Akademisi dan profesional ini menurut Faqih  berlatar belakang bidang hukum, pemerintahan, ekonomi, sumberdaya alam  dalam hal ini perikanan dan panelis sosiologi keagamaan.

Ia mengungkapkan, dipilihnya panelis yang berlatar sosiologi keagamaan bertujuan untuk mengembangkan budaya kebersamaan, sebagai kekuatan dalam menjaga hubungan kebersamaan dan toleransi antara umat beragama di Kota Tual. “Jangan kita menginterpretasikan karena ada panelis dari unsur agama lalu yang dipertanyakan misalnya surat (dalam Alquran)  ini bunyinya apa, ayat berapa,  bukan ini yang dimaksudkan,” terangnya.

Menurut Faqih, debat kandidat digelar agar masyarakat bisa mengetahui visi misi dan program setiap pasangan calon bila terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Tual. “Kepada masyarakat harus dipahami debat kandidat bukan baku malawan seperti orang baku malawan harga ikan, sayur atau dagangan di pasar, jadi tolong jangan dipersepsikan seperti itu karena yang berdebat ini adalah orang-orang terhormat yang nantinya akan menjadi  kepala daerah,” katanya.

Faqih menjelaskan tiap tim pemenangan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tual mendapat 200 undangan, ditambah undangan eksklusif sebanyak 100 orang. Sehingga lanjutnya, tidak semua orang bisa masuk di dalam gedung saat debat kandidat. “Masing – masing tim pemenangan kita undang 200 orang, jumlah undngan ini sama biar adil, para undangan harus mentaati aturan dari KPU, misalnya tidak boleh bikin ribut saat debat berlangsung,” kata Faqih.

Untuk pengamanan jalannya debat kandidat, Faqih mengatakan  pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Maluku Tenggara (Malra) AKBP Indra Fadila Siregar dan TNI. “Soal pengamanan kami sudah berkoordinasi dengan Kapolres Malra yang nantinya Polres akan didukung aparat TNI,” katanya. (AS)