BI Kembali Gelar Ekspedisi Kas Keliling Pulau 3T, Maluku dan NTT

BI Kembali Gelar Ekspedisi Kas Keliling Pulau 3T, Maluku dan NTT

SHARE
Petugas BI melakukan penukaran uang rupiah emisi terbaru dalam ekspedisi kas keliling pulau terluar di Provinsi Maluku,Selasa (6/11/2018). FOTO : BANK INDONESIA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Bank Indonesia kembali menggelar Ekspedisi Kas Keliling Pulau 3 T yakni tertinggal, terdepan dan terluar di wilayah Provinsi Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai 1 November hingga 9 November 2018. Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku Teguh Priyono melepas keberangkatan tim ekspedisi kas keliling Pulau 3T dari Dermaga Lantamal IX Ambon, Kamis (1/11/2018).

Hadir dalam pelepasan ini yakni Wadan Lantamal IX Ambon, Kolonel Marinir Supriyono, Asops Guskamla Koarmada III, Kolonel Laut (P)Ronald M.D. Rarun, Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku, Zulkifli Anwar dan pejabat terkait lainnya. Dalam ekspedisi kas keliling kali ini, tim menggunakan KRI Sultan Nuku- 373.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku Bambang Pramasudi mengatakan ekspedisi kas keliling Pulau 3T ini merupakan kerjasama antara BI dengan TNI AL guna menjaga kelancaran sistem pembayaran khususnya SP tunai sebagai urat nadi perekonomian. “Ekspedisi kas keliling ini juga untuk menjaga kedaulatan wilayah NKRI serta meningkatkan cinta tanah air dan kebanggaan menggunakan rupiah yang layak edar (HCS) hingga pelosok negeri terutama di T3 Maluku dan NTT,” kata Bambang.

Menurut Bambang kerjasama BI dengan TNI AL sudah dimulai sejak 2012, dan sudah terlaksana 47 kali ekspedisi. Ekspedisi ke 48 atau yang ke 12 di tahun 2018, merupakan yang kedua di Provinsi Maluku, dan berlangsung hingga 9 November 2018 melintasi delapan pulau di wilayah Provinsi Maluku dan NTT, dengan rute Pulau Kasui, Pulau Kei Kecil, Pulau Jamdena, Pulau Leti, P Wetar wilayah Provinsi Maluku, dan Pulau Alor, Pulau Pantar dan Pulau Solor Provinsi NTT. “Ekspedisi kali ini diikuti oleh perwakilan pegawai dari Departemen Pengelolaan Uang Jakarta, KPwBI Provinsi Maluku, KPwBI Provinsi NTT, tim kesehatan, media serta perwakilan pemerintah daerah,” kata Bambang.

Bambang mengatakan kegiatan utama dari tim ekspedisi yakni layanan kas keliling “clean money policy”, sosialisasi dan edukasi keaslian rupiah, menggali informasi, data dan opsi peningkatan eksistensi rupiah di pelosok NKRI sebagaimana amanat UU No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang, pemberian Program Sosial Bank Indonesia dan Pengobatan gratis bagi masyarakat. Selain BI dan TNI AL, peran Pemerintah Daerah, Perbankan, media serta stakeholders lainya dalam mendukung memberikan penguatan kualitas dan manfaat pelaksanaan kegiatan ini.

Bambang juga mengatakan, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Kantor Pusat BI ikut bergabung dalam perjalanan tim ekspedisi kali ini. Khususnya dari Pulau Kei Kecil ke Pulau Jamdena dan melakukan pertemuan dengan stakeholders di Pulau Kei Kecil.

“Provinsi Maluku masih memiliki 1 jadwal pelaksanaan kerjasama ekspedisi dengan TNI AL, dengan kombinasi wilayah yang akan dilayani adalah Provinsi Maluku dan Papua Barat,” kata Bambang. (ADI)

loading...
SHARE