BKIPM Ambon Uji Sampel Ikan Segar dan Kering Dari Pasar

by
BKIPM mengambil sampel ikan kering untuk pengujian lab saat monitoring pagi tadi di pasar Mardika Ambon, (26/2). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Sejumlah sampel ikan diambil secara acak untuk diperiksa saat Sidak pasar Rabu (26/2/2020) pagi. Ini merupakan kegiatan Monitoring Kesegaran Ikan dan Cemaran Bahan Berbahaya di Pasar Tradisional Arumbai dan Batu Merah Kota Ambon oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Ambon (BKIPM Ambon) dan sejumlah instansi terkait.

Ada sebanyak sembilan sampel jenis ikan. Terdiri dari sampel ikan segar yaitu ikan cakalang, momar, kerang dan udang. Serta ikan kering atau ikan asin jenis bulana, julung, belanak, teri juga ebi. Dalam monitoring itu BKIPM Ambon turun bersama tim dari BPOM Ambon, Dinas Perikanan Kota Ambon dan PSDKP Ambon.

Tim monitoring Kesegaran Ikan dan Cemaran Bahan Berbahaya

 

 

“ini kan terkait kesehatan konsumen. Tujuan kegiatan ini monitoring dan uji sampel. Uji itu terkait kesegaran ikan supaya katong liat produk perikanan yang dikonsumsi masyarakat ini akang aman ka seng,” terang Kepala Seksi Tata Pelayanan Balai KIPM Ambon Lydia Sunardjo, yang memimpin tim monitoring Rabu pagi.

Monitoring ini untuk memastikan keamanan peredaran produk perikanan yang dikonsumsi masyarakat. Karena itu, sampel-sampel jenis ikan pun disesuaikan dengan yang paling banyak atau sering dibeli masyarakat.

Usai itu akan dilakukan pengujian di laboratorium Lydia menjelaskan ada tiga jenis uji laboratorium yakni organoleptik yaitu memastikan kesegaran ikan. Itu terlihat dari aroma, kekenyalan daging pun beningnya mata ikan.

Hasil uji formalin pada ikan cakalang segar dan bulana bebas formalin

Kemudian uji mikrobiologi untuk mengetahui apakah ada kandungan Salmonella, E.coli, Vibrio parahaemolyticus, Angka Lempeng Total serta uji logam berat seperti kandungan merkuri,timbal dan kadmium, timbal. “ intinya kita sama-sama jaga kebersihan dan keamanan produk perikanan,” terangnya. Dari hasil-hasil sebelumnya produk perikanan di Ambon rata-rata berada dalam kategori aman. Namun pengawasan tetap dilakukan agar menjaga mutu dan keamanan ikan.

loading...

Usai rampung mengambil sampel ikan di pasar, tim monitoring langsung bergerak menuju halaman kantor Kelurahan Honipopu untuk melakukan uji formalin. Ini salah satu pengujian yang ringkas serta langsung diketahui hasilnya. Beberapa sampel ikan seperti cakalang dan kembung terbukti bebas formalin. Itu terlihat dari diagram warna hasil tes yang muncul berada pada ukuran 0 mg/1 HCHO.

Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Ambon (BKIPM Ambon) mengambil sampel ikan di Pasar Arumbae Ambon

Salah satu tujuan pengujian on the spot itu dimaksud agar warga juga bisa langsung melihat hasilnya dan itu mendapat respon positif dari warga yang melintas di jalan tersebut. Mereka dapat menyaksikan proses uji formalin produk ikan. Dengan begitu mereka dapat lebih yakin dan merasa aman dengan ikan yang dikonsumsi.

“Tapi kalau hasilnya ada terbukti formalin kita akan datangi penjual untuk tanya dia beli dari mana. Kita pastikan sumber lalu kita bina agar tidak lagi menjual ikan berformalin,” tegas Lydia. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *