BKSDA Pasang Jaring Baru Tangkap Buaya di Suli

by
Petugas BKSDA Maluku bersama warga membuat jaring penangkap buaya di Perairan Suli, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, Senin (2/8/2019). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,AMBON,-Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku berencana memasang jaring untuk menangkan buaya yang sudah beberapa kali muncul di laut sekitar Desa Suli Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, Senin (12/8/2019).

Saat ini sudah ada dua jaring yang dipasang BKSDA juga warga untuk menjebak buaya tersebut. Namun kondisi alam yang tidak memungkinkan sehingga mengharuskan ada penambahan jaring.

Peralatan untuk pemasangan jaring penangkap Buaya di Perairan Pantai Suli

Polhutt BKSDA Maluku, Seto menjelaskan kemunculan buaya cukup meresahkan warga. Karena itu pihaknya berusaha menangkap buaya yang sudah kesekian kali berenang di di sekitar desa. “Hari ini juga dia baru muncul. Tapi karena kondisi ombak besar jaring yang sudah dipasang terbawa,” jelas Seto, Senin (12/9/2019).

Dua jaring itu masing-masing dipasang di depan Resto Gaba-Gaba dan di depan penginapan Suli Indah. Dua lokasi itu menjadi lokasi kemunculan buaya. Beberapa warga juga ada yang membantu memasang umpan berupa daging ayam. Mereka juga sempat memasang jaring namun sempat terbawa ombak.

Karena itu Seto menjadwalkan pemasangan jaring baru yang lebih efisien. “Kami berencana pasang baru di keramba. Itu jadi lokasi yang kami curigai tempat buaya berteduh. Sebab dia tertutup kan, dan buata muara seng bisa lebih dari sejam di laut,” tegasnya.

Keramba yang dimaksud merupakan bekas jembatan yang berdekatan dengan Suli Indah. Itu merupakan satu satunya titik yang tertutup dan diyakini jadi tempat buaya beristirahat.

Namun pihaknya memastikan menangkap buaya dalam kondisi hidup. Sebab ada kepercayaan masyarakat bahwa buaya tersebut merupakan leluhur atau tetua negeri. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *