BNN Razia Narkoba dan Tes Urine Penumpang Kapal Pelni di Ambon

by
Petugas BNN Maluku Periksa Urine Penumpang

AMBON-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku, Jumat (22/4) petang menggelar razia narkoba dan tes urine terhadap penumpang kapal milik PT. Pelni KM.Dobonsolo yang turun di Pelabuhan Ambon.
Penumpang yang turun dari kapal langsung dibawa petugas BNN ke ruang tunggu terminal penumpang untuk dilakukan pemeriksaan urine mereka. Penumpang yang turun di Pelabuhan Ambon itu naik dari sejumlah pelabuhan seperti, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Makassar dan Pelabuhan Bau-Bau.
Tidak hanya penumpang, anak buah kapal (ABK) Dobonsolo yang sekedar turun di pelabuhan juga dites urine mereka. Selain memeriksa urine, petugas BNN juga memeriksa barang – barang milik penumpang. Mereka menggeledah tas dan barang mencurigakan milik penumpang yang turun.
Kepala BNN Maluku Kombes Polisi Arief Dimjati menyatakan, pihaknya sengaja menggelar razia narkoba dan tes urine saat kapal masuk di Pelabuhan Ambon. Sebagai pintu masuk ke Provinsi Maluku lewat jalur laut, Pelabuhan Ambon rawan masuknya narkoba ke Maluku.
“Sebagai pintu masuk ke Maluku lewat jalur laut, Pelabuhan Ambon selama ini rawan masuknya narkoba. Karena itu kita melakukan razia ini, secara tiba – tiba,” kata Arief kepada wartawan disela-sela razia itu.
Ia menyatakan, razia tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan kepada nahkoda dan ABK kapal. BNN hanya berkoordinasi dengan petugas Otoritas Pelabuhan Ambon. Arief juga menyatakan, razia ini terus dilakukan secara periodik tanpa pemberitahuan kapan waktunya.
“Kita juga akan melakukan razia di pelabuhan tradisional di wilayah Maluku yang rawan pengiriman narkoba,”katanya. Namun dalam razia dan tes urine yang berlangsung sekitar dua jam ini, tidak ditemukan satu pun penumpang yang positif menggunakan dan membawa narkoba. ADI