BPBD Kota Ternate Memantau Sejumlah Permukiman Warga Terdampak Gelombang Laut

by
Ilustrasi. Foto : Wikipedia

TERASMALUKU.COM, Ternate- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) memantau sejumlah permukiman warga di bibir pantai terdampak gelombang laut, menyusul angin kencang disertai ombak dalam sepekan terakhir.

“Sesuai laporan, ada rumah warga di bibir pantai dihantam ombak di pesisir pantai di lima kecamatan yang ada di kota Ternate, sehingga tim BPBD  mengecek kondisi rumah warga di kawasan itu,” kata Kepala BPBD kota Ternate, M Arif Gani usai meninjau ke lokasi yang terdampak abrasi, Senin.

Loading…

Menurut dia, ada lima kelurahan di kota Ternate yang terdampak abrasi yakni Bido,  kecamatan Pulau Batang Dua, kelurahan Loto, kelurahan Sulamadaha yang terletak di kecamatan Ternate Barat, kelurahan Dufa Dufa,  kecamatan Ternate utara dan kelurahan Togolobe di kecamatan Pulau Hiri.

Akan tetapi, hingga kini, belum ada laporan korban jiwa. Hanya saja ada beberapa unit rumah yang sengaja ditinggalkan pemiliknya, guna mengantisipasi hantaman ombak yang dahsyat.

Bahkan, ada Kepala Keluarga (KK)  di kelurahan Bido kecamatan Batang Dua yang sengaja meninggalkan rumahnya karena khawatir adanya gelombang tinggi, tetapi belum terdata rumah rusak dan mereka mencari tempat yang lebih aman.

Selain itu, untuk Sulamadaha dan Loto juga dilaporkan adanya kerusakan talud, sedangkan di kelurahan Dufa Dufa dan kelurahan Togolobe di Pulau Hiri tidak mengalami kerusakan yang signifikan,  hanya saja material yang terdapat di pantai seperti bebatuan kecil hingga sedang ikut terbawa arus ombak hingga ke dermaga bahkan pemukiman warga yang berada dekat dengan pantai.