BPJamsostek Serahkan Santunan Kematian Kepada Ahli Waris Petugas Kebersihan Kota Ambon

by
Walikota Ambon bersama Kepala BPJamsostek Maluku bersama dua ahli waris penerima santunan kematian di Balai Kota Ambon, Senin (3/2/2020). FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON- BPJS Ketenagakerjaan yang kini dikenal dengan BPJamsostek, menyerahkan santunan kematian kepada dua ahli waris petugas kebersihan Kota Ambon.

Penyerahan santunan dilakukan Kepala BPJamsostek Cabang Maluku, Alias Muin kepada Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yang kemudian menyerahkan langsung kepada dua ahli waris di sela-sela pencangan Hari Peduli Sampah Nasional di Balai Kota Ambon, Senin (3/2/2020).

Walikota Ambon didampingi Kepala BPJamsotek Maluku menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris di Balai Kota Ambon, Senin (3/2/2020).

Dua ahli waris petugas kebersihan Kota Ambon yang meninggal awal Desember 2019 ini masing-masing mendapatkan santunan kematian sebesar Rp 42 juta. Walikota Ambon memberikan apresiasi kepada BPJamsostek atas penyerahan santunan kematian kepada dua petugas kebersihan ini. Walikota mengatakan santunan kematian tersebut sangat bermanfaat bagi ahli waris untuk kebutuhan hidup selanjutnya.

“Kami memberikan apresiasi kepada BPJamsostek atas santunan kematian kepada ahli waris petugas kebersihan Kota Ambon. Saat ini terjadi kenaikan siginifikan atas santuna kematian bukan kecelakaan kerja dari 24 juta rupiah menjadi 42 juta rupiah. Dan diharapkan santunan ini berguna bagi keluarga yang ditinggalkan,” kata Walikota.

Loading...

Walikota juga mengatakan pihaknya sejak awal mendaftarkan pekerja kebersihan ke BPJamsostek dan terus mendorong dunia usaha untuk mendaftarkan pekerja yang rentang atas kecelakaan kerja ke BPJS Tenagakerja agar memiliki jaminan kerja.

Sementara itu, Kepala BPJamsostek Maluku Alias Muin mengatakan dua ahli waris yang menerima santunan kematian bukan kecelakaan kerja merupakan penerima kenaikan manfaat Jaminan Kematian (JMK) sesuai PP Nomor 82 Tahun 2019. Menurut Muin berdasarkan PP Nomor 82 Tahun 2019, nilai santunan JKM naik dari Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta.

“Hari ini, bertepatan dengan pencanangan peduli sampah nasional, kita menyerahkan santunan kepada dua ahli waris yang meninggal dunia awal Desember 2019. Masing-masing mendapatkan santunan 42 juta rupiah yang merupakan penerimaan kenaikan manfaat jaminan kematian sesuai PP Nomor 82 Tahun 2019,” kata Muin.

Muin mengatakan selain Jaminan Kematian yang naik nilai manfaat, Jaminan Kecelakaan Kerja meninggal dunia juga ada tambahan manfaatnya. Yaitu maksimal dua orang anak dari peserta BPJamsostek yang meninggal akan mendapakan beasiswa dari TK hingga lulus perguruan tinggi senilai kurang lebih Rp 170 juta.

“Bila pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja, selain mendapatkan santunan Rp 42 juta kali upah, juga mendapatkan manfaat beasiswa yang sebelumnya Rp 12 juta untuk satu orang, kini mendapatkan beasiswa 12 juta untuk dua orang yang dibiaya dari TK hingga lulus Perguruan Tinggi dengan nilai maksimal 174 juta,” jelas Muin.

Muin juga menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini lebih dikenal dengan BPJamsostek adalah badan publik pemerintah yang memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja Indonesia melalui 4 programnya yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Pensiun (JP). (ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *