BPJS Kesehatan Ambon – Pemkab MBD   MOU Cakupan Semesta Program JKN-KIS

by
Bupati MBD Barnabas Orno dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon Afliana Latumakulita melakukan penandatangan kerjasama, Kamis (18/1).

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Badan Penyelenggara  Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melakukan penandatanganan nota kerjasama   (MOU) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) tentang Cakupan Semesta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) bagi masyarakat Kabupaten MDB. Penandatangan kerjasama ini dilakukan Bupati MDB Barnabas Orno dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon Afliana Latumakulita, Kamis (18/1).

Bupati Orno mengatakan, penandatanganan MOU ini merupakan langkah awal komitmen Pemkab MBD untuk melayani masyarakat khususnya kepastian jaminan kesehatan bagi warganya. “Tapi tentunya  brapa banyak orang yang terlayani  JKN-KIS   kita sesuaikan dengan APBD, jadi bisa saja sekaligus atau bertahap. Yang terpenting adalah niat untuk melayani masyarakat,” ungkap Orno.

Bupati Orno  mengungkapkan, sesuai dengan instruksi Persiden RI Nomor 8 tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, pihaknya mengambil langkah sesuai tugas dan fungsinya untuk mengalokasikan anggaran, memastikan seluruh penduduknya terdaftar dalam program JKN, menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan sesuai standard dan SDM yang berkualitas, memastikan semua BUMD terdaftar, memastikan pembayaran iuran serta pengenaan sanksi administratif bagi badan usaha di wiliyahnya.

Sementara itu Afliana menerangkan, manfaat universal Health Coverage (UHC) untuk masyarakat adalah seluruhnya tercover, adanya kepastian siapa yang menjamin jika sakit, yaitu Pemda MBD, pemberi kerja maupun mandiri yang terkoordinir by system online bagi warga MBD di seluruh Indonesia. “Saya sangat mengapresiasi Pemda MBD, diharapkan secepatnya untuk membuat PKS sehingga rakyat semakin pasti menganai hak-hak mereka,” katanya.

Dikerahui, pada Januari 2018 jumlah peserta JKN-KIS di MBD sebesar 57.663 jiwa atau 86,53 persen dari jumlah penduduk 66.638 jiwa. Dengan ditandatanganinya MOU ini, pada 1 Februari 2018 jumlah peserta JKN-KIS di MBD meningkat menjadi 65.738 jiwa atau 98,64 persen dari jumalh penduduk MBD.(IAN)