BPJS Kesehatan – Poltek Ambon Jalin Kerjasama, 228 Mahasiswa Jadi Peserta JKN-KIS

by
Kepala BPJS Kesehatan Ambon dr. Rahmad Asri dan Direktur Poltek Negeri Ambon Djon Kafiane Elwarin melakukan penandatangan kerjasama MOU program JKN-KIS bagi mahasiswa di Kampus Poltek, Senin (16/10). FOTO : ALFIAN (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Ambon  menjali kerjasama dengan Politeknik (Poltek) Negeri  Ambon. Dalam kerjasama ini, mahasiswa Poltek Negeri Ambon yang belum terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) didaftarkan menjadi peserta JKN-KIS. Perjanjian  kerjasama atau MOU ini ditandatangani Direktur Poltek  Negeri Ambon Djon Kafiane Elwarin dan Kepala BPJS Kesehatan Ambon dr. Rahmad Asri di Kampus Poltek, Senin (16/10).

Mengawali kerjasama ini, sebanyak 228 mahasiswa Poltek  Ambon langsung  didaftarkan ke dalam program JKN-KIS. Kafiane menyatakan, penting  sekali mahasiswa mengikuti program JKN-KIS. Mengingat selama berada di kampus mahasiswa menjadi tanggungjawab pihaknya. Jika mengikuti program ini, kesehatan mahasiswa selama berada di  kampus terjamin.

“Untuk tahap ini kami mendaftarkan 228 mahasiswa ke program JKN-KIS. Bukan hanya mereka saja, namun ke depan direncanakan semua mahasiswa Poltek Ambon tercover dalam program BPJS Kesehatan, sehingga mereka juga merasa aman dan nyaman selama di kampus,” kata Kafiane  dalam sambutan penandatanganan MOU itu.

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Ambon  dr. Rahmat Asri Ritonga mengatakan, Poltek  Negeri Ambon menjadi kampus pertama di Provinsi Maluku yang mendaftarkan mahasiswanya ke dalam program JKN-KIS. Diharapkan Perguruan Tinggi lainnya  di Maluku dapat mengikuti jejak Poltek Ambon, mendafatrakan mahasiswanya menjadi peserta BPJS Kesehatan guna mewujudkan cakupan semesta 2019 mendatang.

Loading...

“Kami sangat bersyukur dengan komitemn Poltek Ambon atas terlaksananya MOU ini. Politekni Negeri Ambon menjadi kampus yang pertama kali mendaftarkan mahasiswanya  ke dalam program JKN-KIS ini. Kami berharap ke depan Perguruan Tinggi lain di Maluku juga melakukan hal yang sama, sehingga mahasiswa dapat melakukan aktivitas belajar  di  kampus dengan nyaman dan aman,”kata Ritonga.

Ia menjelaskan,  228 mahasiswa Poltek Ambon ini dicover pada kelas tiga, dengan iuran tiap bulannya sebesar Rp 25.500. Untuk proses pembayarannya akan dilakukan melalui pihak kampus sehingga memudahkan mahasiwa.

Menurutnya, pada koordinasi awal, semua mahasiswa dimasukan menjadi peserta JKN-KIS, hanya saja dari sekitar 800 mahasiswa itu,  baru 400 mahasiswa yang mengumpulkan berkas.  Dari  400 yang menumpulkan berkas ternyata 200 telah memiliki kartu JKN-KIS, baik dari orang tuanya, anak PNS, yang punya PBI APBN maupun  APBD. Sehingga  hanya 228 orang yang masuk dalam program ini.

“Pembayarannya memang karena  universitas sudah tidak ada lagi pungutan di luar SPP, karena SPP nya tunggal sehingga nanti langsung dari Poltek,” kata Ritonga. Ia mengungkapkan,  sejak Januari 2014- Oktober 2017, peserta JKN-KIS di Provinsi Maluku telah mencapai  1, 2juta jiwa atau sekitar 68 persen dari total masyarakat Maluku. (IAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *